Asrama Haji Bekasi mengoptimalkan berbagai layanan gratis bagi jemaah haji 2026 sebagai upaya menekan beban biaya sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Sejumlah fasilitas disiapkan tanpa pungutan biaya, mulai dari coffee break, layanan pijat relaksasi, hingga sarana kebugaran seperti treadmill. Fasilitas ini dihadirkan untuk menjaga kondisi fisik jemaah tetap prima sekaligus memberikan kenyamanan selama masa tunggu di asrama.
Kasubag Umum Asrama Haji Bekasi sekaligus Kabid Akomodasi PPIH Embarkasi Bekasi, Kania Budi Utami, mengatakan seluruh layanan dirancang agar jemaah tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan.
“Kami siapkan berbagai fasilitas secara gratis agar jemaah tetap nyaman dan fokus mempersiapkan diri sebelum berangkat,” kata Kania dikutip Bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.Petugas menyiapkan booth relaksasi dan kebugaran di Asrama Haji Bekasi sebagai fasilitas tambahan untuk menjaga kondisi fisik jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Selain fasilitas gratis, efisiensi layanan juga dilakukan melalui pemusatan seluruh proses di satu area. Jemaah akan menjalani tahapan mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, living cost, visa, hingga aktivasi kartu musuk dalam satu alur yang terintegrasi.
Dengan sistem tersebut, jemaah hanya berada di asrama selama kurang lebih 24 jam sebelum diberangkatkan ke bandara. Skema ini dinilai mampu menghemat waktu sekaligus meminimalisir kebutuhan tambahan selama di asrama.
Tahun ini, Asrama Haji Bekasi dijadwalkan melayani sekitar 28 kelompok terbang (kloter) jemaah haji dari sejumlah daerah penyangga. Pihak pengelola memastikan seluruh persiapan telah dilakukan secara maksimal, termasuk penataan fasilitas kamar dan layanan pendukung lainnya.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar jemaah bisa berangkat dalam kondisi sehat, nyaman, dan siap menjalankan ibadah haji,” kata Kania.
Keberangkatan kloter terakhir dari Asrama Haji Bekasi direncanakan berlangsung pada 21 Mei 2026.
