Metropolitan

Lurah Bojong Menteng Melarang Kendaraan Parkir Sembarangan di Wilayahnya

Waryo selaku Lurah Bojong Menteng terjun langsung menertibkan kendaran yang parkir bukan pada tempatnya.

Tindakan tegas dilakukan oleh Lurah Bojong Menteng dengan keberadaan parkir liar di wilayahnya. Berulang kali pihak kelurahan Bojong Menteng memasang spanduk larangan parkir namun hal itu tak digubris oleh para supir dan mereka tetap saja parkir bukan pada tempatnya.

Lurah Bojong Menteng, Waryo menuturkan, spanduk himbauan larangan parkir sudah dipasang tampaknya para pengemudi truk tetap saja memarkirkan kendaraannya di badan jalan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kurang lebih tadi ada 9 unit kontainer yang parkir bukan tempatnya. Alhamdulillah untuk peneguran secara lisan langsung diindahkan atau mobil langsung digeser ke wilayahnya yang akan dikirim barang,” ujar Waryo kepada media pada Rabu, 14 Mei 2025 malam.

Pihaknya bersama Satpol PP,  Ketua lingkungan di RT 1 RW 6 terjun langsung menyambangi para pengemudi kendaraan besar yang parkir sembarangan. Truk yang mendapat teguran diduga transit di lokasi tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Bantargebang.

“Untuk apa kenapa diberikan teguran secara langsung karena memang di sini sangat riskan untuk kendaraan yang lain gitu karena sering terjadi kecelakaan. Jalanan makin sempit dan memang ada juga dari para pengendara yang sifatnya tidak tahu dari arah yang ujung dari Kecamatan,” ungkap Lurah Waryo.

Lurah Waro mengungkap, bahwa sosialisasi dan himbauan secara persuasif telah dilakukan. Teguran secara lisan juga sebelumnya pernah dilakukan. Namun kerap kali para pengemudi truk besar ini membandel dan kembali memarkirkan kendaraan terutama pada malam hari.

“Pemasangan spanduk larangan parkir juga telah kami buat di area Fly Over Cipendawa, agar supaya dapat dibaca dan dipahami oleh para pengemudi truk besar yang parkir sembarangan,” ungkapnya.

Waryo menegaskan, bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub pihak terkait lainnya jika para pengemudi masih saja ada yang membandel parkir sembarangan.

“Teguran secara lisan sudah, bila mereka tetap membandel maka akan kami koordinasikan dengan pihak Dishub dan Satpol PP serta RT setempat agar langsung ambil tindakan pengempisan ban untuk efek jera dan tidak parkir sembarangan,” tandasnya.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version