Peristiwa

Rumsong di Cikarang Selatan Jadi Penyimpanan Sajam

Sebuah rumah kosong (Rumsong) di Kampung Kebon Kopi RT 02/01 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan dijadikan tempat penyimpanan senjata tajam (Sajam).

Sebuah rumah kosong (Rumsong) di Kampung Kebon Kopi RT 02/01 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan dijadikan tempat penyimpanan senjata tajam (Sajam). Sejumlah senjata tajam jenis golok dan celurit ditemukan oleh warga dan anggota polisi di ruang tamu rumah kosong tersebut pada Selasa (1/10) pagi.

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Rudi Wiransyah mengatakan penemuan senjata tajam itu berawal dari laporan masyarakat yang kerap melihat pelajar keluar masuk rumah kosong itu. Diduga senjata tajam itu sengaja disimpan untuk digunakan aksi tawuran.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Benar warga dan anggota kami menemukan sajam tersebut disalah satu rumah kosong daerah desa Sukadami,” ucap Rudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 02 Oktober 2024.

Saat ini, sebanyak 13 senjata tajam itu sudah diamankan di kantor Polsek Cikarang Selatan. Pihaknya tengah mengusut kepemilikan senjata tajam itu.

“Anggota kami saat ini sedang mengusut pemilik senjata tajam tersebut,” tambahnya.

Rudi himbauan kepada para orang tua dan guru untuk memperketat pergaulan anak-anaknya masih pelajar agar tidak terhasut untuk melakukan aksi tawuran yang kini tengah marak. Baik karena dendam kelompok maupun konten atau hanya menonton aksi tawuran.

“Saya berharap dan menghimbau kepada guru dan orang tua murid harus ada komunikasi, kapan anaknya pulang sekolah, dan orang tua murid harus memastikan anaknya ada di rumah,” tandasnya.

Peristiwa

“Basarnas bersama unsur SAR gabungan melakukan upaya pencarian dengan metode penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran Kali Bekasi hingga radius 6 kilometer dari lokasi kejadian, agar proses pencarian lebih efektif dan menjangkau area yang lebih luas,” kata Desiana dikutip Bekasiguide.com, Minggu 24 Mei 2026. 

Peristiwa

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap para pelaku beserta barang bukti yang diamankan. Tidak menutup kemungkinan adanya jaringan lain maupun tindak pidana lain yang berkaitan dengan kasus ini,” ujar Sumarni dikutip Bekasiguide.com, Jumat 22 Mei 2026.

Exit mobile version