Peristiwa

Fitri Siswi SMP Hilang Dua Minggu, KPAD : Ada Dua Kemungkinan

Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Novrian

Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi turut menyoroti kasus hilangnya gadis remaja yang bernama Fitri Rahmadhani (15) asal Cipendawa Bojong Rawalumbu Kota Bekasi.

Wakil Ketua KPAD Kota Bekasi, Novrian menjelaskan ada dua faktor yang kemungkinan menjadi penyebab anak itu meninggalkan rumah. Yang pertama, yakni mempunya konflik dengan keluarga atau korban

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi memang dalam kasus ini menurut saya ada dua kemungkinan nih, yang pertama memang ada konflik dengan keluarga atau karena faktor eksternal jadi ada orang yang membujuk dia, merayu untuk ikut pergi bersama,” kata Novrian pada Kamis, 01 Agustus 2024.

Ia juga berpesan, kepada orang tua Fitri agar mulai membangun komunikasi dengan sang anak mulai sedari sekarang.

“Yang terpenting adalah keluarga hari ini. Bagaimana ortu harus punya hubungan yg kuat dengan anak, komunikasi. Ya mungkin itu bisa jadi pelajaran, jadi ketika anak pergi, anak punya perasaan, anak punya interaksi di luar, ortu tidak paham sehingga pola asuh, pola didik yg harusnya anak punya komunikasi yg baik dengan ortu itu tidak terbangun,” jelas Novrian.

Lebih lanjut, pihak KPAD akan melakukan kordinasi dengan DP3A supaya kasus ini dapat segera menemukan titik terang.

” Ya nanti kita akan lanjut kordinasi dengan DP3A,” tutupnya.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version