Peristiwa

Imbas Kasus Pungli Sopir Truk, Dishub Kota Bekasi Tindak Tujuh Petugas

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar mengaku telah menindak tujuh anggotanya yang diduga melakukan aksi pungutan liar (Pungli) ke sejumlah sopir truk yang melintas di Jalan Kota Bekasi.

“Kami sampaikan pada kesempatan sangat baik ini, 6-7 orang sudah kita tindak pak, dua di antaranya bahkan sampai lepas lencana. Tapi data tidak bisa kami (sampaikan),” jelas Zeno kepada awak media pada Jumat 14 Juni 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Zeno menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap anak buahnya yang berada di lapangan.

Baca juga : Kerap Dipalak, Ratusan Sopir Truk Demo Dishub Kota Bekasi

“Dengan momentum kedatangan teman-teman bu ika dan tim dari rumah berdaya ini kemudian menjadi pemacu kami kembali untuk melakukan analisa evaluasi selanjutnya,” katanya.

Apabila petugasnya terbukti melakukan pungli, Zeno tidak akan segan menerapkan sanksi atau hukuman sesuai aturan yang berlaku.

“Saya pastikan kalau memang itu terbukti, hukuman, sanksi sesuai dengan aturan berlaku saya pastikan pasti akan kita jatuhkan,” tutupnya.

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version