Peristiwa

Pemuda di Rawalumbu Tewas Usai Dibacok Kawanan Geng Motor

Seorang pemuda berinisial NM (21) tewas usai diduga dibacok oleh kawanan geng motor di Jalan Makrik RT 04/25 bojong Rawalumbu Kota Bekasi pada Jumat (9/2/2024) pukul 01.00 WIB.

Kapolsek Bekasi Timur, Kompol Sukadi mengatakan korban dibacok saat sedang nongkrong di Warung Kopi dekat lokasi kejadian. Selang beberapa menit, korban didatangi oleh kawanan geng motor berjumlah 8 orang dan langsung melakukan penusukan ke korban.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita gak tahu yang jelas di situ ada 4 motor boncengan, tiba-tiba ngamuk di situ, jumlah pelakunya kira-kira lebih dari 11 orang,” kata Kapolsek pada Jumat 09 Februari 2024.

Usai ditusuk, korban sempat ingin mengejar para pelaku dengan menggunakan sepeda motor. Namun, korban jatuh dan langsung jadi sasaran amukan geng motor tersebut.

“Jadi sempet kabur, boncengan sama temennya itu. Korban jatuh. Jadi bulan bulanan sama geng itu. Apakah geng motor atau gengster kita gak tahu karena pelakunya masih lidik,” ungkapnya.

Kapolsek melanjutkan, korban ditusuk di dada sebelah kanan dengan menggunakan benda tajam yang belum diketahui. Korban meninggal saat mendapatkan penanganan di Rumah Sakit.

“Ditusuk di dada, benda tajam itu luka bacok, dari hasil otopsi sementara di dada sebelah kiri, lebar lukanya 9 senti. Kena benda tajam. Itu yg paling menonjol,” jelasnya.

Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.

Exit mobile version