Pendidikan

Dewan Pendidikan Ingatkan Sekolah Soal Permainan Tradisional

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie.

Dewan Pendidikan Kota Bekasi mengingatkan sekolah agar aktif mengedukasi siswanya terkait permainan tradisional, terutama yang mengandung resiko.

“Sekolah wajib mengedukasi siswanya mana jenis-jenis permainan tradisional yang mengandung resiko atau tidak,” tegas Ketua Dewan Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie, Senin (20/11/2023).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ali mengatakan, hal ini perlu menjadi perhatian seuruh Kepala Sekolah hingga guru terkait adanya salah seorang siswa SMPN 7 Bekasi yang meninggal akibat bermain Kuda Tomprok.

“Apa yang dialami siswa SMPN 7 Bekasi harus menjadi perhatian khusus, baik sekolah, orang tua dan pihak lainnya,” katanya.

Ali juga menegaskan, dalam hal ini, pihak sekolah sudah seharusnya memperkenalkan bahayanya saat memainkan permainan yang mengandung resiko bagi anak seusia mereka.

“Harus diterangkan, mana saja olahraga atau jenis permainan tradisionalnya yang mengandung resiko jika dimainkan dan dilakukan dengan ketidak hati-hatian,” ungkapnya.

Pendidikan

“Sekolah Rakyat ini adalah sekolah formal yang berijazah, sehingga datanya harus masuk dan sama dengan data yang dimiliki Diktasmen. Dengan sinkronisasi ini, data guru, murid, dan sekolah bisa terhubung dalam satu sistem nasional,” ujar Gus Ipul dikutip Bekasiguide.com, Kamis 5 Februari 2026.

Pendidikan

“Harapan kami, wisudawan dan wisudawati yang berkarakter ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, membangun ekonomi umat, dan bersinergi dengan pemerintah menghadapi tantangan ke depan,” ujar Wibowo dikutip bekasiguide.com, Sabtu 20 Desember 2025.

Exit mobile version