Pemerintah Kota Bekasi melibatkan pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dalam upaya penanganan sampah melalui program edukasi lingkungan sejak usia dini. Program ini dilakukan dengan mengajak siswa terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kebersihan dan pelestarian lingkungan.
Isu penanganan sampah ini turut menjadi perhatian Presiden terpilih Prabowo Subianto yang menyinggung persoalan sampah dalam forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan perlunya langkah konkret dan kolaboratif dalam mengatasi persoalan sampah, termasuk dengan melibatkan dunia pendidikan dan generasi muda sebagai bagian dari solusi jangka panjang.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan keterlibatan pelajar dilakukan secara bertahap melalui kegiatan kerja bakti rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu di sejumlah ruang publik, seperti alun-alun kota dan hutan kota.
“Setiap hari Rabu kita ajak anak-anak SD dan SMP untuk kerja bakti di alun-alun dan hutan kota. Ini bagian dari proses pendidikan dan pembentukan kepedulian lingkungan sejak dini,” kata Tri dikutip Bekasiguide.com, Selasa 3 Februari 2026.
Selain kerja bakti, Pemkot Bekasi juga menyiapkan program edukasi berbasis aktivitas alam, seperti kegiatan camping bagi pelajar. Program tersebut disiapkan sebagai sarana pembelajaran agar siswa dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menyikapi persoalan sampah secara bijak.
“Anak-anak juga akan kita latih untuk camping. Fasilitasnya sudah kita siapkan, mulai dari toilet di hutan kota hingga area kafe. Ini menjadi proses edukasi agar mereka memandang sampah sebagai sesuatu yang harus disikapi dengan tindakan nyata,” ujarnya.
Tri menegaskan, edukasi lingkungan perlu dilakukan secara revolusioner mengingat produksi sampah di Kota Bekasi terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.
“Harus ada tindakan revolusioner bagaimana kita menyikapi sampah yang terus bertambah, apalagi Kota Bekasi jumlah penduduknya terus meningkat dan produksi sampahnya juga besar,” tegas dia.
