Metropolitan

Kota Bekasi Junjung Tinggi Toleransi, Umat Kristiani Peringati Paskah di Stadion Patriot

Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhiyanto menghadiri peringatan Hari Paskah se-Kota Bekasi di Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabtu (29/04).

Hari paskah untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian-Nya setelah disalibkan. Kebangkitan-Nya ini menandai kemenangan Yesus dari dosa yang dipercayai umat Kristiani sebagai puncak kemenangan dan suka cita.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kota Bekasi adalah  terdiri dari masyarakat heterogen dengan berbagai suku,ras, dan agama yang tinggal harmonis. Kehadiran PLT Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto wujud nyata kerukunan dan toleransi di Kota Bekasi.

“Guna menjunjung tinggi toleransi, hari ini saya hadir untuk menghormati dan menghargai seluruh umat Kristiani di Kota Bekasi yang merayakan paskah. Tentunya kami, Pemerintah Kota Bekasi, dengan terbuka memfasilitasi Stadion Patriot Candrabhaga untuk dijadikan tempat acara ini. Para personil Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Polres Metro Bekasi siap menjaga keamanan dan kenyamanan acara. Hal tersebut merupakan wujud kerukunan yang nyata antar umat beragama,” ujar Tri.

Selain menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan, menjaga lingkungan sekitar agar aman dan nyaman tanpa adanya perselisihan juga dibutuhkan kesadaran tinggi dari para warga.

“Agar terwujudnya lingkungan yang aman dan nyaman, perlu kesadaran tinggi untuk saling guyub, tidak membeda-bedakan, maka penting bagi kita semua untuk mempererat silaturahmi, sehingga dapat terbina hubungan yang baik tanpa perselisihan dan tanpa membeda-bedakan,” imbuhnya.

Tri berharap kerukunan antar umat beragama di Kota Bekasi dapat terjaga dengan baik. Pada awal April ini Kota Bekasi menerima penghargaan karena masuk dalam tiga besar peraih Indeks Kota Toleran se-Indonesia oleh Setara Institute. Penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi semua elemen masyarakat dalam mewujudkan toleransi.

“Keharmonisan dan keselarasan toleransi beragama menjadi warna tersendiri bagi Kota Bekasi, demi terwujudnya visi misi Kota Bekasi yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera, dan ihsan,” tutupnya. (bams)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version