Politik

Angka Pengangguran Mencuat Saat Reses, Rudy Heryansyah Minta Disnaker Adaptif di Era Digital

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Rudy Heryansyah, melaksanakan kegiatan jaring aspirasi masyarakat atau reses di daerah pemilihannya.

Dalam reses tersebut, persoalan yang paling dominan dikeluhkan warga adalah masih tingginya angka pengangguran yang dirasakan masyarakat setempat, terutama di kalangan lulusan sekolah menengah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menanggapi hal itu, Rudy meminta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi untuk segera membuat formula konkret berupa pelatihan kerja yang menyasar anak-anak yang bersekolah di sekolah kejuruan seperti SMK.

“Disnaker harus membuat terobosan pelatihan kerja bagi anak-anak yang bersekolah di kejuruan seperti SMK, agar mereka memiliki bekal keterampilan,” ujar Rudy dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 10 Oktober 2026.

Menurutnya, apabila anak-anak muda memiliki bekal keahlian yang cukup, tentu mereka akan lebih siap bersaing dan bisa langsung mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kondisi kebutuhan di industri saat ini.

Ia juga menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi dan mendorong agar keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Bekasi dihidupkan kembali dan dimaksimalkan perannya.

“Apabila anak-anak kita memiliki bekal keahlian tentu nantinya dapat bersaing dan bisa langsung mendapat pekerjaan sesuai dengan kondisi kebutuhan di industri misalnya. Harus memiliki sertifikasi. Hidupkan kembali Balai Latihan Kerja (BLK),” katanya.

Rudy menegaskan, kompetensi sangat penting karena dunia industri saat ini tidak lagi hanya mencari ijazah, melainkan keterampilan nyata yang bisa langsung diaplikasikan di lapangan kerja.

Tak hanya pelatihan konvensional seperti otomotif, las, atau tata boga, politisi PDI Perjuangan itu juga mendorong Disnaker untuk adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia meminta agar pelatihan-pelatihan di era digital juga digencarkan agar anak muda bisa menghasilkan uang dari media sosial.

“Pelatihan di era digital itu penting. Bagaimana caranya agar mereka bisa menghasilkan uang dari media sosial, bisa jadi konten kreator, editor video, desain grafis, dan lain sebagainya. Itu peluang kerja yang sangat besar,” kata Rudy.

Ia menilai kebutuhan tenaga kerja saat ini dan di masa mendatang sudah bergeser. Era digital menuntut keterampilan baru yang tidak diajarkan secara mendalam di sekolah formal. Di sinilah peran Disnaker seharusnya hadir.

Penulis: TonEditor: Bams
Exit mobile version