Politik

Hari Lansia Sedunia, Hasto: Tak Boleh Ada Lansia yang Diabaikan Negara

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyoroti pentingnya perhatian terhadap kelompok lanjut usia (lansia) dalam momentum peringatan Hari Lansia Sedunia yang digelar di Gor Bang Yan, Kayuringin Jaya, Kota Bekasi pada Kamis 1 Oktober 2026.

Hasto mengatakan, lansia memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat karena menjadi penghubung antara generasi sebelumnya dengan generasi masa depan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurutnya, perhatian terhadap lansia tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan sosial dan ruang untuk berinteraksi.

“Tidak boleh ada satu pun lansia yang diabaikan oleh negara,” kata Hasto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 1 Oktober 2026.

Ia menyebut, DPP PDI Perjuangan di bawah arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menempatkan kepedulian terhadap lansia sebagai bagian dari gerak kebudayaan dan kemanusiaan.

Hasto mengatakan, kader partai juga akan didorong untuk hadir di tengah masyarakat dengan mengunjungi lansia serta mendorong kebijakan yang memberikan keberpihakan kepada kelompok tersebut.

“Supaya mereka tidak sendirian, mendapatkan pelayanan kesehatan, serta mendapatkan ruang sosialisasi yang baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hasto juga mengapresiasi program sekolah lansia yang telah berjalan di Kota Bekasi. Ia menyebut saat ini terdapat 28 sekolah lansia yang menjadi ruang bagi para lansia untuk berkomunikasi sekaligus mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Menurut Hasto, keberadaan sekolah lansia dapat menjadi salah satu bentuk kebijakan strategis yang dapat dikembangkan oleh kepala daerah dari PDI Perjuangan di berbagai wilayah.

“Tempat ini menjadi ruang bagi mereka untuk berkomunikasi, kemudian untuk memeriksa kesehatan, semacam posyandu bagi lansia,” tuturnya.

Hasto menegaskan, perhatian kepada lansia merupakan bagian dari upaya menempatkan nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menyebut para lansia sebagai akar dari rangkaian kehidupan yang perlu tetap mendapatkan ruang dan pendampingan.

“Ini adalah gerak kemanusiaan karena para lansia merupakan akar bagi seluruh rangkaian kehidupan,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Penulis: SalmaEditor: Bams
Politik

“Kami sangat mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Barat, Bapak Dedi Mulyadi, dalam meluncurkan program Teater Masuk Sekolah ini. Ini adalah terobosan yang sangat baik dalam membangun karakter anak-anak kita secara utuh,” ujar Faisal saat menerima audiensi Komunitas 3275 Art Play selaku penyelenggara Bekasi Monolog Festival 2026, Senin 14 September 2026.

Politik

“Concern-nya adalah membahas PKS terkait Bantar Gebang. Akhir Oktober, tanggal 25 atau 26, PKS-nya berakhir. Oleh karenanya kami mengusulkan rapat gabungan dengan Komisi I,” kata Latu kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Senin 14 September 2026.

Exit mobile version