Peristiwa

Penumpang Ojol Tewas Terlindas Truk di Kranji

Kondisi truk yang terlibat kecelakaan dengan sepeda motor ojek online di Kranji, Bekasi Barat. Seorang penumpang ojol dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dengan sepeda motor ojek online terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya di Jembatan Kranji, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Senin 3 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.

Akibat kecelakaan tersebut, penumpang ojek online berinisial TR meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengemudi ojek online, mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan perawatan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kecelakaan.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil dengan sepeda motor di Jalan Sultan Agung, Jembatan Kranji. Penumpang sepeda motor meninggal dunia di tempat, sedangkan pengemudi mengalami luka-luka dan telah dibawa ke RSUD Kota Bekasi,” kata Rojali dikutip BekasiGuide.com, Senin 3 Agustus 2026.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kendaraan yang terlibat melaju dari arah Bekasi menuju Jakarta. Saat berada di lokasi kejadian, mobil menabrak sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojek online.

Usai menerima laporan, Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota bersama personel Polsek Bekasi Barat melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti kendaraan, serta meminta keterangan dari saksi di lokasi.

“Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian,” tutup Iptu Rojali.

Peristiwa

“Begitu menerima laporan, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi dan penanganan. Berkat koordinasi yang baik, jalur yang sempat terhalang berhasil kembali dilalui kereta api pada pukul 12.18 WIB, atau sekitar 63 menit sejak kejadian dilaporkan. Kami terus berupaya meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 6 Agustus 2026. 

Exit mobile version