Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Hasbullah Rahmad, menilai penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat di Kota Bekasi tidak hanya menjadi ajang meraih prestasi olahraga, tetapi juga momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah. Selama 13 hari pelaksanaan, puluhan cabang olahraga diyakini mampu mendongkrak sektor UMKM, pariwisata, hingga tingkat hunian hotel.
Menurutnya, Kota Bekasi sebagai salah satu tuan rumah terbesar akan menggelar 47 cabang olahraga dengan 626 nomor pertandingan selama 13 hari. Besarnya skala penyelenggaraan tersebut dinilai berpotensi menghadirkan dampak ekonomi yang signifikan.
“Ini tidak hanya bicara prestasi, tapi juga bisa mengungkit perekonomian lokal,” kata Hasbullah dikutip Bekasiguide.com, Kamis 9 Juli 2026.
Ia mengapresiasi rencana Pemerintah Kota Bekasi yang akan menyediakan ruang bagi pelaku UMKM dan pusat oleh-oleh di setiap lokasi pertandingan. Langkah tersebut dinilai mampu meningkatkan perputaran ekonomi selama ribuan atlet, ofisial, dan suporter berada di Kota Bekasi.
Hasbullah berharap manfaat penyelenggaraan Porprov tidak hanya dirasakan oleh pelaku olahraga, tetapi juga sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, hingga usaha mikro.
“Kita berharap partisipasi masyarakat juga tinggi. Pariwisatanya dapat, kulinernya dapat, hunian hotelnya dapat, UMKM-nya dapat, dan prestasi juga harus didapat,” ujarnya.
Hasbullah optimistis besarnya jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Kota Bekasi akan menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi sekaligus memperkuat citra Kota Bekasi sebagai tuan rumah penyelenggara ajang olahraga tingkat provinsi.
