Peristiwa

Polisi Ungkap Ada Residivis yang Diduga Jadi Otak Kasus Dua Mayat di Mustikajaya 

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan kasus penemuan dua mayat di selokan wilayah Mustikajaya, Kota Bekasi

Polisi mengungkap perkembangan terbaru dalam kasus penemuan dua mayat di saluran air wilayah Cimuning Mustikajaya, Kota Bekasi. Hingga kini, empat orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai pelaku dalam kasus tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku yang telah ditangkap. Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat satu pelaku yang diduga berperan sebagai penggerak utama dalam aksi tersebut dan diketahui merupakan seorang residivis.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sementara ini sudah ada empat yang kita lakukan penahanan terhadap pelaku-pelakunya. Ada satu yang sebagai penggeraknya dan juga residivis, itu sudah beberapa kali diamankan, yang kedua kali ini diamankan,” kata Kusumo dikutip Bekasiguide.com, Rabu 24 Juni 2026.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kepolisian belum membeberkan secara rinci motif maupun konstruksi lengkap perkara karena proses penyidikan masih berlangsung.

Kusumo menegaskan, pihaknya masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat. Polisi juga belum menyimpulkan kasus tersebut sebagai tawuran karena jumlah korban dan pelaku dinilai tidak seimbang. Menurutnya, kasus ini sementara lebih mengarah pada tindak pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kami belum bisa menyimpulkan bahwa ini tawuran karena penyelidikan masih berjalan. Untuk sementara, kasus ini lebih mengarah ke pengeroyokan. Kalau tawuran biasanya melibatkan dua kelompok yang jumlahnya relatif seimbang,” tutupnya.

Peristiwa

“Sebenarnya kita berangkat dari ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. Pertama, harga BBM melambung tinggi, kemudian bahan pokok otomatis ikut melambung tinggi, sehingga barang-barang lainnya juga ikut naik. Artinya ekonomi nasional sedang tidak baik-baik saja,” kata Sepriandi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026. 

Peristiwa

“Dari hasil pengembangan beberapa kejadian, pertama kami mengamankan tersangka berinisial IR di sebuah apartemen di wilayah Bekasi. Dari tangan tersangka, kami menyita narkotika jenis sabu seberat 5,25 gram. Kemudian dari hasil pengembangan terhadap tersangka IR, kami kembali mengamankan tersangka berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka VST, kami menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 2,65 kilogram,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026.

Peristiwa

“Tentunya kami sangat prihatin dan turut berdukacita kepada keluarga korban. Ada dua orang yang meninggal dunia. Namun alhamdulillah, sore ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku. Untuk motifnya masih kami pelajari,” kata Kusumo kepada wartawan, Sabtu 20 Juni 2026. 

Peristiwa

“MKJ diketahui oleh ibunya sedang membuka lemari dan diduga mengambil BPKB sepeda motor yang ada di dalamnya. Setelah itu, tanpa alasan yang jelas, pelaku menyampaikan kepada orang tuanya bahwa ia akan pergi sambil membawa dua anaknya menggunakan sepeda motor tersebut,” ungkapnya. 

Exit mobile version