Pemerintah Kota Bekasi menjadikan perbaikan dan pembangunan infrastruktur di Jalan Nonon Sonthanie, Duren Jaya, Bekasi Timur sebagai salah satu prioritas. Salah satu langkah yang disiapkan yakni pembangunan underpass baru untuk mengantisipasi dampak proyek double-double track (DDT) di masa mendatang.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi, Idi Sutanto mengatakan saat ini pihaknya telah memulai pembangunan badan jalan sebagai tahap awal proyek. Selain itu, koordinasi juga masih dilakukan terkait penertiban bangunan liar di sekitar lokasi.
“Saat ini perbaikan yang jadi prioritas masih di Jalan Nonon underpass, kita mau bikin satu lagi rencananya. Kita baru bikin badan jalannya dulu, kita juga masih koordinasi penertiban bangunan liar,” kata Idi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 26 Mei 2026.
Menurutnya, pembangunan underpass tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Bekasi dalam menghadapi perubahan sistem transportasi akibat proyek DDT. Pasalnya, seluruh perlintasan sebidang nantinya berpotensi ditutup seiring meningkatnya intensitas perjalanan kereta.
“Ke depan tantangan kita nomor satu dampak dari double-double track, karena semua perlintasan sebidang harus tutup karena keretanya padat. Makanya kita harus bikin flyover, underpass, dan frontage di sekitar rel,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur seperti underpass dan flyover diharapkan dapat menjadi solusi untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta mengurangi potensi kemacetan di sejumlah titik di Kota Bekasi.
