Peristiwa

ABG 13 Tahun di Jatimurni Tewas Ditusuk Usai Konflik di Medsos

Seorang remaja berusia 13 tahun tewas usai menjadi korban penusukan di kawasan Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Selasa malam, 28 April 2026.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, peristiwa tragis itu dipicu konflik antara korban dan pelaku berinisial S (14) yang berawal dari saling ejek di media sosial.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Permasalahan antara korban dan pelaku disebut dipicu persoalan pribadi, termasuk terkait kedekatan dengan seorang wanita,” ujar Kusumo dikutip Bekasiguide.com, Kamis 14 Mei 2026.

Polisi menjelaskan, saat kejadian korban bersama tiga rekannya mendatangi pelaku yang tengah berada di sebuah rumah bersama seorang teman wanitanya. Pertemuan itu kemudian berujung cekcok hingga terjadi aksi penikaman.

“Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui telah menyiapkan sebilah pisau. Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka tusuk dan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Saat ini, perkara tersebut telah memasuki tahap dua dan pelaku sudah diserahkan ke pengadilan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

“Perkara tersebut telah memasuki tahap dua dan anak yang berhadapan dengan hukum sudah diserahkan ke pihak pengadilan,” tutupnya.

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version