PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bekasi melakukan kegiatan Upskilling dan Refreshment P2TL untuk meningkatkan pelayanan pada pelanggan dan meningkatkan kualitas tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk menekan susut non teknis.
Kegiatan ini terbagi menjadi empat sesi dalam kegiatan upskilling. Pertama, petugas ditekankan untuk dapat mematuhi terkait aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menekankan pentingnya kondisi fisik prima dan penggunaan alat pelindung diri (APD).
Kedua, pemahaman regulasi dan SOP P2TL yang memberikan pembekalan aturan dan kebijakan terbaru. Ketiga, etika komunikasi dengan pelanggan, di mana petugas dilatih untuk mengedepankan sikap ramah, transparan, dan humanis.
Dan, terakhir, simulasi praktik lapangan berupa tata cara pemeriksaan, penertiban, hingga penyusunan Berita Acara (BA).
PLN UP3 Bekasi menghadirkan narasumber yakni Cecep Munawar, selaku pakar P2TL Jabar. Ia menyampaikan materi mengenai P2TL, macam-macam modus operandi, serta praktek pemeriksaan kWh meter.
Peserta dibekali pemahaman tentang etika berkomunikasi, cara mengenali modus operandi, hingga langkah-langkah pemeriksaan seperti pengukuran deviasi error kWh meter yang dijelaskan secara detail agar petugas mampu melaksanakan tugas dengan lebih akurat dan profesional.
Manager PLN UP3 Bekasi, Firman Sadikin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan seluruh petugas P2TL memiliki standar kompetensi yang sama dan mampu menjalankan tugas dengan baik
“Kegiatan ini diikuti seluruh petugas P2TL PLN UP3 Bekasi ini berfokus pada penyegaran kembali materi regulasi, standar operasional prosedur (SOP), teknis pemeriksaan, serta etika komunikasi dengan pelanggan,” ujar Firman dikutip pada Kamis 23 April 2026.
“Firman menambahkan bahwa setiap saat kami mengingatkan kepada petugas untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan dalam bertugas. “Kami mendorong petugas untuk selalu mementingkan safety dalam setiap tugas lapangan. Penggunaan APD yang lengkap serta kebugaran fisik sangat krusial agar pemeriksaan dilakukan secara aman dan efektif. Selain itu, pemahaman terhadap prosedur K3 meminimalkan risiko saat menangani perangkat listrik di lapangan,” tambahnya.
Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo menegaskan bahwa pengembangan SDM menjadi prioritas perusahaan dalam menjawab tantangan kebutuhan energi.
“PLN akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan terbaik. Melalui upskilling ini, kami memastikan petugas P2TL memiliki kapabilitas dan mindset pelayanan unggul. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, kami percaya pelayanan akan semakin cepat, tepat, dan responsif, sejalan dengan semangat transformasi PLN menuju perusahaan energi masa depan berbasis teknologi dan pelayanan prima,” jelas Sugeng.
Melalui kegiatan Upskilling P2TL ini, PLN UP3 Bekasi berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat budaya K3, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PLN sebagai penyedia energi listrik yang andal dan terpercaya.
