Berita

DMI Kota Bekasi Tingkatkan Kualitas Tata Suara Masjid, 150 Pengurus Ikuti Pelatihan Akustik

Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Bekasi mulai meningkatkan kualitas tata suara di masjid melalui Pelatihan Manajemen Akustik Masjid yang digelar di Aula Masjid Agung Al Barkah, Sabtu (25/7/2026). Sebanyak 150 peserta yang merupakan perwakilan masjid se-Kota Bekasi mengikuti pelatihan tersebut.

Ketua DMI Kota Bekasi, KH. Jaja Jaelani, mengatakan penataan sistem tata suara di banyak masjid masih dilakukan secara seadanya. Padahal, kualitas audio memiliki peran penting dalam mendukung dakwah sekaligus memberikan kenyamanan bagi jamaah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tata suara di masjid bukan hanya sekadar kencang, tetapi juga harus enak didengar dan sesuai kebutuhan sehingga jamaah merasa nyaman,” ujar Jaja dikutip bekasiguide.com, Sabtu 25 Juli 2026.

Menurutnya, pengurus dan petugas masjid perlu memiliki pemahaman mengenai pengelolaan sistem tata suara agar pelayanan kepada jamaah semakin baik. Pelatihan ini menjadi tahap awal dari program DMI Kota Bekasi untuk menjangkau seluruh masjid di wilayahnya.

Ketua Panitia Pelatihan Akustik Masjid, H. Suparmin, menjelaskan peserta dibekali materi mengenai dasar-dasar manajemen akustik, pengoperasian sistem tata suara, penataan mikrofon dan speaker, hingga perawatan peralatan audio masjid.

“Melalui pelatihan ini kami berharap pengurus masjid mampu mengelola sistem audio dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, nyaman, dan berkualitas,” katanya.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi wadah membangun jejaring antarpengelola masjid untuk saling berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas pengelolaan kemasjidan.

Acara pembukaan turut dihadiri Ketua Baznas Kota Bekasi Sudarsono, Plt Kepala Kementerian Agama Kota Bekasi KH. Abdul Syakur, Ketua FKUB Kota Bekasi H. Abdul Manan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Penulis: ChotimEditor: Chotim
Berita

“Kami mengimbau seluruh pelanggan pascabayar untuk melakukan pembayaran tagihan listrik tepat waktu dan tidak menunggu hingga batas akhir pembayaran. Dengan membayar sebelum tanggal 20, pelanggan dapat terhindar dari denda keterlambatan maupun penghentian sementara aliran listrik. Pembayaran kini juga semakin mudah karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui PLN Mobile serta berbagai kanal pembayaran resmi,” ungkap Firman, Senin 20 Juli 2026.

Berita

“Melalui kegiatan SARLING, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang lengkap dan mudah dipahami mengenai layanan PLN, termasuk promo diskon tambah daya sebesar 50 persen. Kami juga mengajak pelanggan untuk memanfaatkan PLN Mobile agar berbagai kebutuhan kelistrikan dapat diakses dengan lebih praktis, cepat, dan aman,” tutur Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Minggu 19 Juli 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, insan PLN bergotong royong membantu masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap hadirnya listrik yang aman dan layak di kediaman Bapak Hermansyah dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga, mendukung aktivitas sehari-hari, serta menjadi semangat baru untuk meningkatkan kualitas hidup,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com dalam keterangannya resminya pada Jumat 17 Juli 2026.

Exit mobile version