Seorang pria menjadi korban penyerangan air keras oleh orang tak dikenal (OTK) saat pulang usai menunaikan salat subuh di masjid, di kawasan Perumahan Bumi Sani, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin 30 Maret 2026.
Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar karena terjadi di waktu subuh, saat lingkungan permukiman masih relatif sepi.
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi dari Polsek Tambun Selatan bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Sudah monitor. Tadi kami sudah lakukan olah TKP bersama Sat Reskrim Polres,” kata Wuriyanti dikutip Bekasiguide.com, Selasa 31 Maret 2026.
Meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci terkait kronologi penyerangan, identitas pelaku, maupun motif di balik aksi penyiraman air keras tersebut.
Menurut Wuriyanti, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
“Saat ini masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.
Polisi pun meminta masyarakat untuk bersabar sembari menunggu hasil pengembangan kasus.
“Mohon doanya ya, semoga kasus ini segera terungkap,” tuturnya.
Hingga kini, belum diketahui kondisi detail korban pascakejadian. Aparat masih mendalami seluruh kemungkinan, termasuk apakah korban telah dibuntuti sebelum insiden terjadi.
Kasus ini pun menambah perhatian warga terhadap isu keamanan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman pada jam-jam rawan
