Politik

Akses Modal dan Digital Marketing Jadi Sorotan Alit Jamaludin

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin. FOTO: ISTIMEWA

Minimnya akses permodalan serta rendahnya pemahaman digital marketing masih menjadi hambatan utama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bekasi dalam mengembangkan usahanya. Kondisi tersebut diperparah dengan program pemberdayaan yang dinilai masih bersifat seremonial dan belum menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Menurut Alit, optimalisasi ekonomi digital harus menjadi fokus pemerintah daerah untuk mendorong peningkatan ekonomi warga.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ia menilai perlu adanya stimulasi nyata agar kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dapat meningkat.

“Isu krusialnya adalah bagaimana pemerintah mengorientasikan optimalisasi ekonomi digital untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Perlu ada stimulasi dari pemerintah untuk meningkatkan kapasitas warga,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Minggu 15 Februari 2026.

Politisi PKB itu menekankan pentingnya pelatihan digital marketing, terutama bagi generasi muda. Ia menyebut, keterbatasan modal dan tempat usaha bukan lagi alasan untuk tidak memulai bisnis, karena peluang kini terbuka melalui platform digital.

“Orang tidak punya tempat, tidak punya warung, bisa memanfaatkan gadgetnya untuk bisnis. Tapi pemerintah harus hadir, karena ternyata itu perlu informasi khusus tentang bagaimana masyarakat bisa berdagang memanfaatkan gadget,” jelasnya.

Alit mengaku telah berkomunikasi dengan Dinas UMKM Kota Bekasi agar pelatihan digital masuk dalam rencana kerja tahun ini. Program tersebut akan diarahkan bagi generasi muda yang ingin mengembangkan usaha berbasis teknologi.

Selain itu, ia juga menggagas program tenaga kerja mandiri yang akan diintegrasikan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Dinas UMKM. Program tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha yang sudah berjalan namun terkendala permodalan, sekaligus mendorong warga yang memiliki potensi usaha agar berani memulai.

“Bagi warga yang sudah punya usaha tetapi kekurangan permodalan, pemerintah bisa berikan bantuan. Bagi yang baru akan memulai tetapi punya potensi, pemerintah memberikan stimulasi berupa permodalan,” tandasnya.

Politik

“Jalan lingkungan adalah akses utama warga untuk beraktivitas. Kalau kondisinya rusak, tentu sangat mengganggu. Ini akan diperjuangkan untuk realisasi di tahun APBD mendatang,” jelas Oloan yang juga sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bekasi dikutip bekasiguide.com, Sabtu 14 Februari 2026

Exit mobile version