Berita

Kantor Penyalur Pekerja Migran di Bekasi Disegel Usai Berangkatkan Dua Orang Tidak Sesuai Prosedur

Kementerian Perlindungan Pekerja Migran memberi sanksi administratif kepada PT Bumimas Indonesia Mandiri usai memberangkatkan dua pekerja migran ke Singapura, Kamis 5 Januari 2026.

Direktur Jenderal Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Rinardi mengatakan, dua pekerja berinisial RS dan SMP itu diberangkatkan tanpa OPP atau orientasi pra-pemberangkatan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi P3MI ini atau perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia terbukti melanggar ketentuan dalam Peraturan Menteri P2MI nomor 4 tahun 2025 khususnya di Pasal 9 ayat 1 huruf E yaitu tidak mendaftarkan dan mengikutsertakan calon pekerja migrannya dalam OPP,” kata Rinardi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 6 Februari 2026.

Rihardi menjelaskan, proses penyegelan dilakukan setelah pihaknya memeriksa PT Bumimas Indonesia Mandiri selama dua bulan.

Pemeriksaan dilakukan setelah pihak P2MI menerima laporan terkait adanya penempatan non-prosedural terhadap pekerja migran berinisial RS asal Nusa Tenggara Barat.

Selanjutnya, P2MI melakukan pendalaman perkara, klarifikasi sebanyak dua kali kepada pihak PT Bumimas Indonesia Mandiri.

Dalam proses penanganan perkara, P2MI kembali menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh PT Bumimas Indonesia Mandiri oleh seorang pekerja migran lain berinisial SMP asal Jawa Timur.

“Oleh karena itu, PT Bumimas Indonesia Mandiri dikenakan sanksi administratif,” jelas dia.

Rihardi menjelaskan, sanksi administratif itu penghentian sementara layanan selama 3 bulan, wajib menyerahkan seluruh data calon pekerja migran, dan dilarang melakukan seleksi.

“Apabila PT Bumimas Indonesia Mandiri tidak melaksanakan kewajiban, maka sanksi yang lebih beratnya adalah dilakukan pencabutan izin perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia atau SIP3MI,” tegas dia.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semoga sambungan listrik mandiri ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rana beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah,” ujar Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Jumat 02 Oktober 2026.

Berita

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan PLN Mobile dalam memenuhi kebutuhan layanan kelistrikan, termasuk melakukan pembayaran tagihan Listrik di awal bulan secara tepat waktu. Dengan layanan digital, pelanggan tidak perlu repot datang ke kantor, karena berbagai kebutuhan kelistrikan dapat dilakukan dengan mudah melalui satu aplikasi,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 01 Oktober 2026.

Berita

“Kita sedang menyiapkan Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang hari ini belajar di SMA dan SMK akan menjadi bagian dari generasi produktif pada masa itu. Kalau ingin mereka siap berkarya dan membawa daerah ini maju, kita harus menjaga serta mempersiapkan mereka mulai sekarang,” kata Putu Kholis dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis 01 Oktober 2026.

Berita

“Bagi kami, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Melalui Light Up The Dream, kami ingin terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan membantu mereka mendapatkan akses listrik secara mandiri,” ujar Kurniawan dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 26 September 2026.

Exit mobile version