Berita

KPK Ingatkan Pokir DPRD Harus Taat Aturan, Jangan Ada yang Fiktif

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi melakukan koordinasi di Kota Bekasi, termasuk bertemu DPRD, untuk memperkuat pencegahan korupsi.

Kepala Satgas 2 Wilayah 1 Koordinasi dan Supervisi KPK RI, Arif Nurcahyo, mengatakan agenda KPK di Bekasi mencakup koordinasi dan evaluasi bersama Pemkot Bekasi, pembahasan layanan RSUD, hingga pengadaan barang dan jasa strategis tahun 2026.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami kemarin melakukan koordinasi dan evaluasi termasuk diskusi terkait layanan RSUD Kota Bekasi, dan pengadaan barang dan jasa strategis di Kota Bekasi tahun 2026,” kata Arif dikutip bekasiguide.com, Jumat 23 Januari 2026.

Ia menegaskan KPK juga mendorong sinergi eksekutif dan legislatif agar pemberantasan korupsi di daerah berjalan efektif.

“Pemberantasan korupsi di sebuah pemerintah daerah tidak akan terwujud manakala tidak ada sinergi yang positif antara eksekutif dan legislatif,” ujarnya.

Arif menyebut respons DPRD Kota Bekasi positif dan puluhan anggota dewan hadir menyatakan komitmen pencegahan korupsi.

“Responnya cukup luar biasa 50 dewan juga hadir, ada komitmen bersama,” ucapnya.

KPK juga mengingatkan pokok pikiran (pokir) DPRD harus mengikuti aturan, diverifikasi, serta selaras dengan dokumen perencanaan daerah agar tidak menjadi celah penyimpangan.

“Pokir bukan sesuatu yang dilarang, tapi ada regulasi dan ada aturan mainnya,” tegas Arif.

Berita

“Mulai dari pergantian seprai, handuk, hingga penyediaan amenities sudah kami siapkan. Kami siap menerima kedatangan jemaah pertama besok pukul 07.10 WIB, dengan keberangkatan sekitar pukul 14.10 WIB,” ujar Kania dikutip Bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.

Berita

“Kami percaya bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar bagi sesama. Melalui Jumat Berbagi Saling Menguatkan, kami ingin menyapa masyarakat secara langsung dan memberikan dukungan nyata. Semoga aksi ini terus menjadi energi positif bagi kita semua,” ungkap Firman, Jumat 17 April 2026.

Berita

“Kami berupaya menjadikan cahaya listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik. Energi listrik adalah salah satu sumber kehidupan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi keluarga penerima manfaat,” ujar Firman lewat keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 17 April 2026.

Exit mobile version