Berita

Wakapolri Tinjau Command Center Jasa Marga Jatiasih, Arus Nataru Dinilai Terkendali

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Dedi Prasetyo menyambangi Command Center Jasa Marga yang berlokasi di Jatiasih, Kota Bekasi.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langsung kesiapan dan operasional pemantauan arus lalu lintas selama Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, Command Center Jasa Marga menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung pengambilan keputusan di lapangan, terutama saat kepadatan arus mudik dan balik Nataru.

“Alhamdulillah sampai hari ini, dari laporan yang kami terima, Operasi Lilin berjalan dengan sangat lancar. Kejadian menonjol hanya terjadi di awal dan seluruhnya bisa ditangani dengan baik,” kata Dedi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 2 Januari 2025.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data dan analisa Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin mengalami penurunan sekitar 6 persen. Sementara angka fatalitas meninggal dunia turun cukup signifikan, yakni sekitar 28 persen.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi dan sinergi antara Polri dan Jasa Marga, khususnya melalui pemanfaatan data real-time dari Command Center. Data tersebut digunakan sebagai dasar pengambilan diskresi di lapangan, seperti penerapan contraflow satu jalur, dua jalur, hingga rekayasa lalu lintas one way.

“Semua keputusan didukung data yang empiris dan real-time, termasuk analisa berbasis AI yang dimiliki Jasa Marga. Ini sangat membantu agar keputusan yang diambil efektif, efisien, dan optimal,” jelasnya.

Wakapolri juga menambahkan, pengalaman selama Operasi Lilin ini akan menjadi bahan evaluasi penting dalam persiapan Operasi Ketupat mendatang. Mengingat waktu persiapan yang relatif singkat, optimalisasi sarana dan prasarana akan terus dimaksimalkan demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Puncak arus balik memang terjadi pada 28 Desember, namun tanggal 3, 4, dan 5 juga menjadi perhatian kami karena masyarakat mulai kembali beraktivitas,” pungkasnya.

Berita

“Di bulan Ramadan, kami memastikan seluruh petugas dalam kondisi fit, siap kerja, dan menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai standar. Keselamatan petugas adalah prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan ibadah dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 28 Februari 2026.

Berita

“Kami berharap, pada Acara Hari Disabilitas Internasional (HDI) 3 Desember 2026, Menteri Tenaga Kerja memasang stiker “Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas” di lokasi industri yang telah melaksanakannya berdasarkan penilaian Tim yang melibatkan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), “paparnya.

Berita

“Melalui kegiatan LUTD yang dilakukan oleh ULP Babelan ini menunjukkan kita masih memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dengan masyarakat prasejahtera sehingga diharapkan dapat menghadirkan semangat dan kehidupan baru bagi penerima manfaat. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Jumat 27 Februari 2026.

Exit mobile version