Berita

PLN untuk Rakyat, PLN UID Jabar Kirim Relawan dan Bantuan untuk Percepatan Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengirimkan 32 personel relawan pemulihan kelistrikan serta sejumlah bantuan material dan donasi kemanusiaan untuk mendukung percepatan pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatera.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mengirimkan 32 personel relawan pemulihan kelistrikan serta sejumlah bantuan material dan donasi kemanusiaan untuk mendukung percepatan pemulihan di wilayah terdampak bencana di Sumatera. Bantuan ini mencakup dua genset berkapasitas 160 kVA dan 100 kVA, lampu emergency, serta donasi sebesar Rp240 juta yang dihimpun dari kepedulian pegawai PLN.

Bantuan tersebut dikirimkan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik darurat, penerangan, serta membantu masyarakat yang masih terdampak bencana agar dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kehadiran tim relawan ini menjadi wujud nyata semangat “PLN untuk Rakyat” bahwa PLN tidak hanya menghadirkan energi listrik, tetapi juga energi kepedulian, solidaritas, dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen kemanusiaan seluruh insan PLN.

“PLN UID Jabar hadir bukan semata memperbaiki jaringan listrik, tetapi memastikan masyarakat merasakan kehadiran dan dukungan nyata di saat mereka membutuhkan. Bantuan tenaga, peralatan, dan donasi ini merupakan wujud kepedulian seluruh insan PLN agar pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan masyarakat bisa segera bangkit,” ujar Sugeng Widodo dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 04 Desember 2025.

Salah seorang relawan yang diberangkatkan, Hari Setiono, turut membagikan alasan dirinya dan rekan-rekannya siap diberangkatkan ke Sumatera.

“Ketika kami mendapat kabar kondisi di Sumatera, banyak keluarga masih mengandalkan pasokan listrik darurat dan bantuan pokok. Kami merasa terpanggil untuk hadir. Ini bukan sekadar tugas, tetapi bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari PLN, membawa cahaya dan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang kesulitan,” ungkapnya.

Dengan semangat berbagi dan kolaborasi, PLN UID Jawa Barat memastikan bahwa bantuan yang dikirimkan tidak hanya mempercepat pemulihan kelistrikan, tetapi juga mempertegas peran PLN sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

Melalui sinergi relawan, bantuan material, serta kepedulian kolektif pegawai, PLN UID Jawa Barat berupaya menyalakan kembali kekuatan dan harapan masyarakat di wilayah terdampak bencana, bahwa dalam situasi apa pun, PLN selalu hadir untuk rakyat.

Berita

“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kereta api jarak jauh. Dengan semakin banyaknya pilihan kereta yang berhenti di Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek, pelanggan memiliki lebih banyak alternatif untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan dari stasiun yang lebih dekat,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 6 November 2026.

Berita

“Seluruh personel dan instansi terkait harus memperkuat koordinasi serta soliditas dalam penanggulangan bencana, tanpa mengedepankan ego sektoral. Saya juga menginstruksikan agar seluruh sarana dan prasarana pendukung, seperti perahu karet dan tenda pengungsian, dipastikan dalam kondisi layak dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Berita

“Kami mengajak masyarakat, khususnya pelanggan yang berencana meningkatkan kapasitas listrik di rumah, untuk segera memanfaatkan promo diskon tambah daya 50% ini sebelum berakhir hari ini. Melalui program ini, pelanggan memiliki kesempatan untuk mendapatkan kapasitas listrik yang lebih sesuai dengan kebutuhannya dengan biaya yang lebih ringan. Prosesnya pun mudah melalui PLN Mobile, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan tambah daya dengan lebih praktis,” ujar Firman, Rabu 04 November 2026.

Berita

“Kami mengajak pelanggan untuk membiasakan pembayaran listrik sejak tanggal 1 hingga 20 setiap bulannya. Dengan membayar lebih awal, pelanggan dapat mengatur kebutuhan bulanan dengan lebih baik dan terhindar dari keterlambatan pembayaran. Kebiasaan sederhana ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pelanggan sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kelistrikan,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 November 2026.

Exit mobile version