Kabar baik bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya yang kerap bepergian menggunakan kereta api jarak jauh. Mulai 1 Desember 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menambah jumlah perjalanan kereta api yang berhenti di sejumlah stasiun, termasuk Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek.
Penambahan tersebut dilakukan seiring pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026. Dengan perubahan ini, masyarakat memiliki lebih banyak alternatif untuk bepergian ke luar kota tanpa harus selalu menuju Stasiun Gambir atau Pasar Senen di Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan penambahan perjalanan dan pemberhentian kereta api merupakan upaya KAI memperluas akses transportasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah penyangga Jakarta.
“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kereta api jarak jauh. Dengan semakin banyaknya pilihan kereta yang berhenti di Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek, pelanggan memiliki lebih banyak alternatif untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan dari stasiun yang lebih dekat,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 6 November 2026.
Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta, jumlah perjalanan kereta api dari arah Stasiun Gambir dan Pasar Senen yang berhenti di Stasiun Bekasi meningkat dari sebelumnya 64 menjadi 71 perjalanan atau bertambah tujuh perjalanan.
Penambahan juga terjadi di Stasiun Cikarang, dari 23 menjadi 29 perjalanan. Sementara di Stasiun Karawang, jumlahnya meningkat dari 18 menjadi 22 perjalanan.
Untuk perjalanan kereta api menuju Stasiun Gambir dan Pasar Senen, jumlah pemberhentian di Stasiun Bekasi bertambah dari 61 menjadi 68 perjalanan. Di Stasiun Cikarang, jumlahnya meningkat dari 17 menjadi 25 perjalanan atau bertambah delapan perjalanan.
Adapun Stasiun Karawang mencatat penambahan paling besar, yakni dari 17 menjadi 27 perjalanan atau bertambah 10 perjalanan. Sementara itu, jumlah perjalanan kereta api menuju Jakarta yang berhenti di Stasiun Cikampek meningkat dari 10 menjadi 13 perjalanan.
Franoto mengatakan bertambahnya pilihan pemberhentian tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dalam menentukan stasiun keberangkatan maupun tujuan sesuai kebutuhan.
“Bagi masyarakat yang tinggal di Bekasi, Cikarang, Karawang, maupun Cikampek, bertambahnya pilihan pemberhentian kereta api memberikan alternatif akses perjalanan antarkota. Pelanggan dapat memilih stasiun yang lebih dekat, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis tanpa harus selalu menuju pusat Jakarta,” jelasnya.
Selain penambahan pemberhentian di sejumlah stasiun, GAPEKA 2026 juga meningkatkan jumlah perjalanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta. Total perjalanan KA jarak jauh bertambah dari sebelumnya 152 menjadi 158 perjalanan atau meningkat enam perjalanan.
Keberangkatan kereta api dari Stasiun Gambir meningkat dari 39 menjadi 45 perjalanan. Sedangkan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen tetap sebanyak 34 perjalanan.
Untuk angkutan barang, jumlah perjalanan meningkat dari 34 menjadi 36 perjalanan. Sementara layanan KA lokal Pangrango tetap sebanyak 36 perjalanan.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perubahan jadwal keberangkatan, kedatangan, serta stasiun pemberhentian setelah GAPEKA 2026 mulai berlaku pada 1 Desember 2026.
Pelanggan juga diminta memastikan kereta api yang dipilih melayani naik dan turun penumpang di stasiun keberangkatan maupun tujuan.
Informasi jadwal terbaru dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi penjualan tiket KAI.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa jadwal perjalanan sebelum keberangkatan. Dengan adanya penambahan perjalanan dan pemberhentian melalui GAPEKA 2026, kami berharap layanan kereta api semakin mudah diakses serta memberikan lebih banyak pilihan perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Franoto.
