Peristiwa

Dua Bocah Yang Hilang Tenggelam di Kali Cikarang Ditemukan Tewas

Setelah dua hari pencarian, tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dari peristiwa tenggelamnya tiga bocah di Kali Cikarang, Kampung Tanah Baru, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Komandan Tim Basarnas Unit Siaga SAR Bekasi, I Putu Suwartika mengatakan dua korban yang bernama Fatan (6) dan Abiyasa (5) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu 30 November 2025 pukul 10.00 WIB.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Korban atas nama Fatan ditemukan pukul 09.35 WIB, sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. Dan korban atas nama Abiyasa ditemukan pukul 10.00 WIB, sekitar 1,35 kilometer. Tidak jauh dari korban pertama,” ujarnya.

Jasad kedua korban ditemukan mengambang dekat bantaran kali, sekitar 1 kilometer dari lokasi titik tenggelamnya korban.

“Kami menemukan korban sudah mengambang, jadi tinggal kami angkat. Sudah meninggal dunia,” katanya.

Suwartika menjelaskan, hingga kini tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap satu korban lainnya yang bernama Fatur (6) yang belum ditemukan.

“Untuk upaya khusus, karena arus deras, kami hanya teknik menjangkar. Penyelaman tidak mungkin dilakukan karena visibility nol dan sangat berbahaya bagi penyelam,” tegas Putu.

 

 

 

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version