Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kisah Heroik Satpam Yang Gagalkan Aksi Begal di Bekasi Timur

×

Kisah Heroik Satpam Yang Gagalkan Aksi Begal di Bekasi Timur

Sebarkan artikel ini

Petugas Satuan Pengamanan (Satpam), Muhammad Ikbal (37) berhasil menggagalkan aksi lima kawanan begal yang hendak beraksi di Jalan Raya Nonon Sontani depan Perumahan Spring Ville, Kelurahan Durenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, pada Senin 10 November 2025, pukul 11.15 WIB.

Ikbal menyatakan, dia berupaya membantu korban begal yang belakangan diketahui bernama Muhammad Anhar untuk lolos dari aksi begal di lokasi tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dia menceritakan, peristiwa terjadi saat dirinya sedang bertugas sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian, terlihat seorang pemotor melintas di sekitar lokasi kejadian. Pemotor tersebut merupakan korban yang baru saja selesai mengambil uang di Bank. Di saat yang bersamaan, pemotor yang tengah melintas seorang diri itu dipepet oleh komplotan begal.

“Jadi kronologinya berhubung saya jaga di gerbang depan, jadi korban itu habis narik duit dari kantor BCA Proyek, dia pulang diikutin sama pengendara motor dua orang. Pas sampe depan toko Nusantara, dipepet, disabet pake golok,” kata Ikbal dikutip Bekasiguide.com, Selasa 11 November 2025.

Ikbal yang melihat korban sendirian menghadapi pelaku begal itu, spontan langsung mengambil cone yang berada di jalan dan mengusir pelaku.

“Nah pas udah gitu, saya lagi di depan, refleks, senemunya aja ngeliat ada barang yang buat ngusir, pake cone doang,” jelasnya.

Meskipun diancam, Ikbal tetap berani menghadapi pelaku hingga akhirnya komplotan itu melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian.

“Sempat diancem tapi cuma ngomong doang, saya takutnya kaya yang kemarin di Cakung, takut didor. Nah, makanya saya mundur lagi,” ungkapnya.

Kini, peristiwa tersebut telah dilaporkan ke polisi. Meski uang korban tidak berhasil dicuri, korban mengalami luka bacok di tangannya.

 

 

Example 120x600
Peristiwa

“Setelah mendapat info dari masyarakat bahwa di desa simpangan dicurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu dan pelaku mengedarkan uang palsu dengan modus belanja bensin dengan uang palsu, tim penyidik langsung bergerak ke lokasi,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025 

Peristiwa

“Istri korban yang sedang bekerja di Taiwan menelpon tetangganya, disuruh untuk mengecek, namun dikarenakan tetangganya ini sedang bekerja, jadi dia menyuruh orangtuanya mengecek ke rumah kontrakan korban. Saat diintip lewat jendela, korban sudah dalam keadaan tergantung,” kata Widi dikutip Bekasiguide.com, Jumat 5 Desember 2025.

Peristiwa

“Pelapor di tawari pekerjaan oleh pelaku dan pelak bilang bahwa ada lowongan kerja dan meminta korban untuk transfer uang untuk membayar biaya administrasi sebesar Rp. 5 juta, setelah itu terlapor menyuruh saya untuk pulang sambil bilang nanti dihubungi secepatnya, namun sampai saat ini pelaku tidak dapat dihubungi dan korban tidak masuk kerja,” kata Elia dikutip Bekasiguide.com, Kamis 4 Desember 2025.