Berita

Konsisten Lawan Stunting, PLN Cikarang Masuki Bulan Ketiga Program Gizi Balita di Desa Cicau

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui inisiatif Srikandi PLN Cikarang yang didukung pendanaan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, dengan melaksanakan program perbaikan gizi bagi bayi dan balita terindikasi stunting di Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (31/10).

Kegiatan ini telah memasuki bulan ketiga sejak dimulai pada Agustus 2025 ini merupakan hasil kolaborasi dengan DT Peduli Bekasi serta berkoordinasi dengan Puskesmas Sukamahi, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting di wilayah Kabupaten Bekasi. Bantuan yang disalurkan berupa beras, telur, susu, vitamin, dan buah-buahan yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing anak.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi PLN yang tidak hanya berfokus pada pelayanan ketenagalistrikan, tetapi juga aktif berperan untuk masyarakat melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.

“Bantuan ini dari YBM PLN Cikarang, yaitu lembaga yang mengelola zakat penghasilan pegawai PLN agar dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, kami berharap, langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi tumbuh kembang anak-anak serta menjadi bagian dari upaya menekan angka stunting di Kabupaten Bekasi,” ungkap Wiedhyarno dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Senin, 10 November 2025.

Ketua Srikandi PLN Cikarang, Aprilia Susanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan di Desa Cicau karena wilayah tersebut masih memiliki anak-anak yang terindikasi stunting berdasarkan data kesehatan setempat.

“Kabupaten Bekasi masih memiliki tantangan dalam penanganan stunting. Alhamdulillah, di bulan ketiga ini sudah terlihat hasil yang signifikan, dengan peningkatan berat badan anak-anak penerima bantuan hingga 1 kilogram. Ini menjadi bukti bahwa perhatian dan kepedulian yang konsisten dapat membawa hasil yang baik,” ujar Aprilia.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi Srikandi PLN untuk mendukung dan memperkuat peran perempuan, khususnya para ibu, dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

“Kami ingin agar para ibu memiliki semangat dan pengetahuan yang cukup untuk memperhatikan gizi anak-anaknya. Melalui kegiatan ini, Srikandi PLN hadir untuk menguatkan sesama perempuan dan membantu menciptakan generasi yang lebih sehat,” tambahnya.

Kepala Puskesmas Sukamahi turut menyampaikan apresiasi kepada PLN Cikarang atas dukungannya terhadap program penurunan stunting di wilayah kerja mereka.

“Kami berterima kasih kepada PLN Cikarang, dan DT Peduli atas perhatiannya kepada anak-anak di Desa Cicau, bantuan ini sangat membantu upaya kami dalam memperbaiki status gizi balita. Harapannya program seperti ini bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan,” tuturnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi.

“PLN Jawa Barat siap terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan energi bagi kehidupan, melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN tidak hanya menyalurkan energi listrik yang andal, tetapi juga energi kebaikan dan kepedulian sosial untuk kehidupan yang lebih baik,” pungkas Sugeng.

Berita

“Alhamdulillah, cuaca penuh keberkahan mengiringi langkah para pengurus, ustaz, guru, serta seluruh jamaah yang hadir malam ini. Terima kasih kepada jajaran pengurus DKM, Ketua RT, Ketua Karang Taruna Unit RW 016, dan seluruh warga RT 002 yang selalu kompak dan peduli,” ujar H. Saprudin dikutip bekasiguide.com, Rabu 11 Februari 2026.

Berita

“Ramadhan adalah momentum untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Di bulan ini kita saling menguatkan, menyatukan hati, dan hadir bersama dengan ketulusan untuk menguatkan sesama. Melalui tema #HadirBersama Menguatkan Harapan, kami ingin memastikan bahwa Qudwah Indonesia tidak hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga harapan dan semangat kebersamaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Pak Lukman dalam keterangan resminya dikutip pada Selasa, 10 Februari 2026.

Exit mobile version