Peristiwa

Imbas Ada Siswa Keracunan, Pemkot Bekasi Bentuk Satgas MBG

Pemerintah Kota Bekasi membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna melakukan pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mencegah adanya siswa yang keracunan makanan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan pembentukan satgas ini melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Hal ini dilakukan untuk mendukung optimalisasi program dari Presiden Prabowo Subianto.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ya, kemarin sudah dengan Kajari. Karena bagian dari pemerintah pusat untuk melakukan pembuatan tim Satgas. Nah, Satgasnya kan sudah ada dan itu sudah terkoordinasi di seluruh unsur-unsur yudikatif yang ada,” kata Tri dikutip Bekasiguide.com, Senin 6 Oktober 2025.

Tri menyatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan lurah dan camat untuk memantau kebersihan dari dapur SPPG yang berada di wilayah mereka masing-masing.

“Jadi kami sudah meminta mulai dari lurah, camat, dan juga puskesmas melakukan pendampingan, memastikan bahwa secara operasional mereka dalam kondisi yang baik, terutama kebersihannya,” ujarnya.

Tri juga mendorong Dinas Lingkungan agar mau melakukan pemantauan terhadap sampah sisa makanan yang dihasilkan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami juga mendorong kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk lebih aware terkait sampah-sampah sisa yang dihasilkan dari dapur-dapur yang ada,” tutupnya.

Peristiwa

“Tersangka KD menggunakan uang hibah sebesar Rp 2 miliar untuk keperluan kampanye pada Pemilihan Calon Legislatif Anggota DPRD Kabupaten Bekasi di tahun 2024. Sedangkan tersangka NY menerima uang hibah sebesar Rp.1.795.513.000, kemudian digunakannya untuk uang muka serta angsuran dua unit Toyota Innova Zenix memakai identitas Keponakan Tersangka NY dan identitas Kakak Ipar Tersangka NY sebesar Rp.319.420.000. Dan sisanya belum bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 27 November 2025.

Peristiwa

“Aksi ini merupakan upaya preventif kami untuk memutus niat tawuran. Kehadiran patroli kami pada jam rawan terbukti efektif mencegah terjadinya kejahatan jalanan dan aksi anarkis,” ujar Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono.

Peristiwa

“Kami meluncur kurang lebih hampir 7 unit dengan rincian 3 dari Cibitung atau Mako, kemudian juga dari pos Cikarang Selatan, pos Pemda, pos Pilar, dan pos Wibawa Mukti. Kemudian juga kami dibantu oleh dari Cikarang Listrikindo dan juga tentunya dari Jababeka ya,” kata Adeng dikutip Bekasiguide.com, Selasa 25 November 2025.

Exit mobile version