Peristiwa

Akibat Demo Anarkis, Polres Metro Bekasi Kota Alami Kerugian Rp 200 Juta

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Bayu Pratama Gubunagi

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Bayu Pratama Gubunagi menyampaikan data kerugian yang diterima pihaknya, pasca kejadian demo anarkis.

Bayu menyebut, ada tiga unit bangunan milik Polri mengalami kerusakan usai diduga dirusak massa. Tiga bangunan itu adalah Pos Polisi Jatiwaringin, Pos Polisi Jatiasih, dan Pos Lalu Lintas Kranji.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ada beberapa fasilitas polri yang mengalami kerusakan. Ini masih kita estimasi. Jadi dari tiga titik fasilitas polri yang dirusak, yaitu pospol jatiwaringin, pospol pasar rabu – jatiasih, pos lantas kranji,” kata Bayu dikutip Bekasiguide.com, Senin 8 September 2025.

Bayu menambahkan, jika dihitung secara nominal, jumlahnya diperkirakan bisa mencapai Rp. 200 juta.

“Kerugian mencapai 150 sampe 200 juta. Ini masih terus kita update, mungkin ada juga fasilitas lainnya yang rusak tapi sekarang belum ada laporan,” jelasnya.

Bayu mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan dari ajakan provokatif yang bisa menimbulkan kericuhan.

“Kami mohon untuk menjaga lingkungannya agar tetap aman, jangan sampe pihak-pihak yang melakukan ajakn provokatif bisa masuk ke lingkungan kita,” tutupnya.

Peristiwa

“Berdasarkan dugaan sementara, truk mengalami rem blong sehingga oleng ke kiri dan menabrak kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan di sisi jalan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Joko dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 November 2026.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Exit mobile version