Peristiwa

Polisi Selidiki Unsur Kelalaian dari Kematian Dua Bocah SD Tenggelam di Babelan 

Polsek Babelan mendalami terkait adanya unsur kelalaian dalam insiden kematian dua bocah SD yang tenggelam saat tengah menjalani ekstrakulikuler renang di Babelan Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Babelan, AKP Wito mengatakan penyidik sementara telah memeriksa saksi ahli untuk mengusut ada tidaknya unsur pidana dalam insiden tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami usut tuntas sesuai arahan beliau (kapolres) kami juga dibackup dari satreskrim polres metro bekasi termasuk inafis dan PPA untuk sama-sama melakukan penyelidikannya, baik terhadap korban dan TKP,” kata Wito dikutip Bekasiguide.com, Rabu 13 Agustus 2025.

Dalam perkara tersebut, penyidik telah memanggil saksi dari pihak sekolah dan orangtua korban untuk dimintai keterangan.

“Enam orang saksi yang sudah dimintai keterangan, yakni dari pihak keluarga korban ada, kemudian dari pihak sekolah,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang bocah SD yang berinisial KBW dan FAP dikabarkan tenggelam saat melakukan ekstrakulikuker renang di sekolahnya. Bocah itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh pendamping di sekolahnya.

 

 

 

 

Peristiwa

“Sekitar pukul 11 kami mendapat laporan dari Babin bahwa ada warga yang menjadi korban kebakaran. Dugaan sementara api berasal dari colokan listrik yang terlalu banyak sehingga menimbulkan percikan api dan menyambar bahan bakar minyak atau bensin yang saat itu sedang dituang,” ujar Sugiharto dikutip Bekasiguide.com, Rabu 31 Desember 2025.

Peristiwa

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan. Api membakar ruko dengan luas area terdampak sekitar 21 meter, namun berhasil kami tangani agar tidak meluas,” kata Rusmanto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 26 Desember 2025.

Exit mobile version