Peristiwa

Warga Babelan Kecewa Pembongkaran Bangli di Bekasi Dirasa Tebang Pilih

Warga Babelan yang menjadi korban pembongkaran bangunan liar di Jalan Pulo Timaha, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi mengungkapkan kekecewaannya.

Salah satu warga yang bernama Muhammad Suhendra (35) mengatakan ia merasa kecewa karena pembongkaran bangli yang dilakukan oleh pemerintah dirasa sangat tebang pilih.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Yang kita sayangkan pembongkaran disini tebang pilih, harusnya adil, di daerah babelan bangunan liar bukan cuma disini doang. Ada yang lebih parah daripada yang disini,” kata Suhendra dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 Juli 2025.

Suhendara menyatakan, saat ini ia merasa bingung karena tempat usaha rumah makan miliknya telah dibongkar. Nasib para karyawan yang bekerja di rumah makan miliknya juga terkena imbas usai pemutusan kerja yang harus dilakukan secara tiba-tiba.

“Ya siapa sih yang ga kecewa kena bongkaran, tapi kita juga sadar diri karena emang ini tanah negara. Yang saya kasian itu bukan saya sendiri, tapi karyawan saya tuh kan disini banyak pekerja, jadi nganggur semua. Pemasukan ga ada, udah berminggu-minggu,” jelasnya.

 

 

 

Peristiwa

“Tersangka KD menggunakan uang hibah sebesar Rp 2 miliar untuk keperluan kampanye pada Pemilihan Calon Legislatif Anggota DPRD Kabupaten Bekasi di tahun 2024. Sedangkan tersangka NY menerima uang hibah sebesar Rp.1.795.513.000, kemudian digunakannya untuk uang muka serta angsuran dua unit Toyota Innova Zenix memakai identitas Keponakan Tersangka NY dan identitas Kakak Ipar Tersangka NY sebesar Rp.319.420.000. Dan sisanya belum bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya,” kata Mustofa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 27 November 2025.

Peristiwa

“Aksi ini merupakan upaya preventif kami untuk memutus niat tawuran. Kehadiran patroli kami pada jam rawan terbukti efektif mencegah terjadinya kejahatan jalanan dan aksi anarkis,” ujar Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono.

Exit mobile version