Peristiwa

Warga Babelan Kecewa Pembongkaran Bangli di Bekasi Dirasa Tebang Pilih

Warga Babelan yang menjadi korban pembongkaran bangunan liar di Jalan Pulo Timaha, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi mengungkapkan kekecewaannya.

Salah satu warga yang bernama Muhammad Suhendra (35) mengatakan ia merasa kecewa karena pembongkaran bangli yang dilakukan oleh pemerintah dirasa sangat tebang pilih.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Yang kita sayangkan pembongkaran disini tebang pilih, harusnya adil, di daerah babelan bangunan liar bukan cuma disini doang. Ada yang lebih parah daripada yang disini,” kata Suhendra dikutip Bekasiguide.com, Jumat 11 Juli 2025.

Suhendara menyatakan, saat ini ia merasa bingung karena tempat usaha rumah makan miliknya telah dibongkar. Nasib para karyawan yang bekerja di rumah makan miliknya juga terkena imbas usai pemutusan kerja yang harus dilakukan secara tiba-tiba.

“Ya siapa sih yang ga kecewa kena bongkaran, tapi kita juga sadar diri karena emang ini tanah negara. Yang saya kasian itu bukan saya sendiri, tapi karyawan saya tuh kan disini banyak pekerja, jadi nganggur semua. Pemasukan ga ada, udah berminggu-minggu,” jelasnya.

 

 

 

Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.

Exit mobile version