Metropolitan

Wakil Wali Kota Bekasi Buka Turnamen Voli Bamus Cup 2025 di Bojongsari

Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe Buka Turnamen Voli Bamus Cup 2025 di Bojongsari.

Semangat olahraga membara di Kampung Bojongsari, kelurahan Jatisari, kecamatan Jatiasih. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, resmi membuka Turnamen Voli Bamus Cup 2025 sekaligus ikut bertanding bersama warga.

Wakil Wali Kota Bekasi, Harris Bobihoe mengapresiasi kerja keras panitia dan berharap kegiatan ini jadi ajang silaturahmi, sekaligus memperkuat persatuan warga lewat olahraga yang merakyat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Turnamen ini harus penuh sportivitas, baik untuk pemain maupun suporter. Menang boleh, tapi hormati lawan,” pesan Harris dikutip pada Sabtu, 05 Juli 2025.

Harris berpesan kepada para wasit untuk adil dan objektif demi menjaga kepercayaan semua tim.

Turnamen ini bertujuan memperkuat solidaritas, menumbuhkan semangat kompetisi sehat, serta memperluas minat masyarakat terhadap bola voli.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version