Metropolitan

Walikota Bekasi Tri Adhianto Siap Berlakukan Jam Malam 

Wali Kota Bekasi siap memberlakukan jam malam bagi pelajar sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Dalam Surat Edaran (SE) yang diterbitkan oleh Gubernur, batas peserta didik untuk melakukan kegiatan di luar rumah hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Dalam hal ini, Tri mengklaim, pihaknya telah membuat Surat Edaran untuk disampaikan kepada tiap sekolah yang ada di Kota Bekasi terkait pemberlakuan jam malam ini.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sudah kita buat kan surat edaran terkait dengan sekolah tidak menggunakan motor kemudian banyak hal lah ya ada 15 arahan yang saya kira yang harus kita kerjakan,” kata Tri dikutip Rabu, 28 Mei 2025.

Tri menyatakan, pihaknya menekankan, agar sekolah-sekolah menjalankan instruksi Gubernur dan memberikan pengawasan kepada setiap anak muridnya

“Kan penerapannya kan sudah kita buatkan sementara adalah turunannya terkait dengan surat edaran tidak jam malam saja ada hampir 15 arahan Pak Gubernur yang diberikan kepada pemerintah kota dan kabupaten,” jelasnya.

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version