Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Warga Protes Pemasangan Kabel SUTT di Tarumajaya, Polisi Beri Penjelasan

×

Warga Protes Pemasangan Kabel SUTT di Tarumajaya, Polisi Beri Penjelasan

Sebarkan artikel ini

Warga di Desa Setia Mulya, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi menghalau proyek penarikan kabel untuk Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). Aksi warga ini telah berlangsung selama dua hari sejak kemarin hingga hari ini, Sabtu, 17 Mei 2025.

“Kami meminta penarikan kabel dihentikan, karena masih dalam proses di pengadilan,” kata Ketua Aliansi Masyarakat Setia Mulya, Mulyadi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Mulyadi, SUTT dari Muara Tawar menuju kawasan Harapan Indah, melintasi permukiman warga termasuk rumahnya. Adapun gugatan telah diajukan sejak Agustus lalu, hingga kini belum ada putusan.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa mengatakan, warga yang memprotes karena belum sepakat dengan nilai ganti rugi. Adapun SUTT, kata dia, merupakan proyek strategis nasional (PSN).

“Masyarakat menganggap bahwa ganti rugi tidak sesuai, tapi sebagian masyarakat juga sudah ada yang mengambil ganti rugi,” kata Mustofa ketika di konfirmasi, Sabtu, 17 Mei 2025.

Bagi yang tidak sepakat, prosesnya diselesaikan secara konsinyasi, yakni uang ganti rugi dititipkan ke pengadilan, supaya proyek bisa terus berjalan.

“Warga yang tidak sepakat dengan ganti rugi masih memprotes pemasangan kabel PLN,” ucap dia.

Example 120x600
Peristiwa

“Karena butuh air yang mendesak untuk operasional kantor, rumah atau perusahaan dan karena tidak ada pilihan lain, calon konsumen ini terpaksa mau membayar biaya yang telah ditetapkan oleh Bagian Pemasaran Tirta Bhagasasi Bekasi,” ujar Semeru selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Peristiwa

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Aliyani dikutip Bekaaiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.