Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Polisi Tahan Oknum Ustad Yang Cabuli Belasan Wanita di Pondok Melati

×

Polisi Tahan Oknum Ustad Yang Cabuli Belasan Wanita di Pondok Melati

Sebarkan artikel ini

Polres Metro Bekasi Kota menahan oknum Ustad yang berinisial M atas dugaan tindak pidana pencabulan puluhan wanita yang menjalani pengobatan alternatif di wilayah Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan penangkapan ini terhadap tersangka kemudian kasus telah naik ke tahap sidik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kita sudah melakukan penahanan, ada saat diperiksa sebagai terlapor kemudian kita naikan statusnya ke penyidikan kemudian kita lakukan penahanan,” kata Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Mei 2025.

Kasus tersebut dilaporkan oleh seorang wanita berinisial SM, warga Jatimurni, Pondok Melati Kota Bekasi. Dalam laporannya, SM mengaku telah dicabuli oleh tersangka M saat menjalani pengobatan alternatif di rumah pelaku.

“Korban yang melaporkan ini baru 1 orang, kemudian dari keterangan korban pelaku melakukan perbuatan tersebut di dalam saung, jadi di ajak bicara kemudian pelaku dan korban ini di dalam saung kemudian melakukan perbuatan tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian hingga saat ini masih menunggu terkait dengan laporan kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum ustad berinisial M.

“Korban-korban yang lain kita tunggu juga laporannya,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Karena butuh air yang mendesak untuk operasional kantor, rumah atau perusahaan dan karena tidak ada pilihan lain, calon konsumen ini terpaksa mau membayar biaya yang telah ditetapkan oleh Bagian Pemasaran Tirta Bhagasasi Bekasi,” ujar Semeru selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Peristiwa

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Aliyani dikutip Bekaaiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.