Berita

Visa Belum Keluar, 17 Calhaj asal Kabupaten Bekasi Tertunda Berangkat ke Tanah Suci

Koper jamaah Calhaj asal Kabupaten Bekasi yang tertunda keberangkatannya karena visa belum turun tertahan di kantor Kemenag Kabupaten Bekasi. (Photo: Jiban)

Sebanyak 17 calon jamaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Bekasi tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci karena masalah visa yang belum keluar. Meski demikian, Kemenag Kabupaten Bekasi telah menyiapkan jamaah pengganti sehingga Kloter 1 tetap berjumlah 435 orang.

Menurut Kepala Kemenag Kabupaten Bekasi, Sobirin, jamaah yang tertunda keberangkatannya adalah jamaah cadangan yang melakukan pelunasan di tahap dua.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Mereka akan kita berangkatkan di kloter berikutnya, yakni Kloter 9,” jelas Sobirin, kepada wartawan pada Jumat, 02 Mei 2025.

Lima tas koper besar milik jamaah yang tertunda keberangkatannya sudah berada di Bandara.

Sementara 12 tas koper lainnya tertahan di Kantor Kemenag Kabupaten Bekasi.

Meskipun tas koper sudah siap, jamaahnya sendiri tidak dapat berangkat karena masalah visa.

Berita

“Melalui GAPEKA 2026, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kereta api jarak jauh. Dengan semakin banyaknya pilihan kereta yang berhenti di Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek, pelanggan memiliki lebih banyak alternatif untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan dari stasiun yang lebih dekat,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 6 November 2026.

Berita

“Seluruh personel dan instansi terkait harus memperkuat koordinasi serta soliditas dalam penanggulangan bencana, tanpa mengedepankan ego sektoral. Saya juga menginstruksikan agar seluruh sarana dan prasarana pendukung, seperti perahu karet dan tenda pengungsian, dipastikan dalam kondisi layak dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Berita

“Kami mengajak masyarakat, khususnya pelanggan yang berencana meningkatkan kapasitas listrik di rumah, untuk segera memanfaatkan promo diskon tambah daya 50% ini sebelum berakhir hari ini. Melalui program ini, pelanggan memiliki kesempatan untuk mendapatkan kapasitas listrik yang lebih sesuai dengan kebutuhannya dengan biaya yang lebih ringan. Prosesnya pun mudah melalui PLN Mobile, sehingga pelanggan dapat menikmati layanan tambah daya dengan lebih praktis,” ujar Firman, Rabu 04 November 2026.

Berita

“Kami mengajak pelanggan untuk membiasakan pembayaran listrik sejak tanggal 1 hingga 20 setiap bulannya. Dengan membayar lebih awal, pelanggan dapat mengatur kebutuhan bulanan dengan lebih baik dan terhindar dari keterlambatan pembayaran. Kebiasaan sederhana ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pelanggan sekaligus mendukung kelancaran pelayanan kelistrikan,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 November 2026.

Exit mobile version