Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Toko Pernak-Pernik Natal di Bekasi Ramai Didatangi Pembeli, Omzet Penjualan Meningkat

×

Toko Pernak-Pernik Natal di Bekasi Ramai Didatangi Pembeli, Omzet Penjualan Meningkat

Sebarkan artikel ini

Memasuki tiga hari menjelang Hari Raya Natal 2024, penjualan pernak-pernik pohon natal di Kota Bekasi mengalami peningkatan.

Hal itu diungkapkan oleh Peter selaku Pemilik Toko Pohon Natal di kawasan Jalan Ir. H Juanda, dekat Borobudur Plaza Duren Jaya Bekasi Timur.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Penjualan mulai dari Oktober November Desember rame itu pas masuk awal Desember,” kata Peter dikutip Bekasiguide.com, Senin 23 Desember 2024.

Menurutnya, peningkatan penjualan pada bulan Desember 2024 ini meningkat sebesar 20 persen. Pasalnya tokonya ramai sejak memasuki awal bulan Desember 2024.

“Ya ada peningkatan lah 20 persen, kita jual termurah ada 25 ribu, ada ratusan, ada yang jutaan tergantung jenis pohon, ragamnya, dan tingginya,” jelasnya.

Mayoritas warga banyak mencari aksesoris untuk menghias pohon natal yang mereka punya di rumah.

“Semua sih, pernak pernik, aksesoris nya, pohon natalnya, lampu-lampunya, hampir segala macam yang bernuansa natal, kalau pohonnya natal paling kalau udah beli satu tahun berikutnya masih bisa dipake, tapi dominannya aksesoris,” tutupnya.

 

 

 

Example 120x600
Berita

“Pada pelaksanaanya, kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Apartemen Center Poin, ada orang asing yang mencurigakan, akhirnya kita melakukan pengecekan dan pengawasan, ternyata mereka melakukan tindak pidana penyalahgunaan keimigrasian,” kata Filianto dikutip Bekasiguide.com, Jumat 29 Agustus 2025.

Berita

“Jadi yang kami musnahkan ada 5,5 juta batang rokok. Kemudian ada 1.877 liter miras ilegal. Kemudian juga ada 600 kilo ini barang-barang yang mengandung haki, itu hasil hutang kami atas penagihan hutang kami ke perusahaan yang ada di Bekasi,” kata Winarko, Kamis 28 Agustus 2025.

Berita

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik ini penting untuk dipatuhi guna menghindari risiko kecelakaan seperti sengatan listrik, kebakaran, atau gangguan jaringan. Kami terus aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya jika ketentuan ini diabaikan,” ujar Donna dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Berita

“Terima kasih atas dukungan kepada Ibu Liliawati Rahardjo selaku Komisaris PT Summarecon dan Adrianto P. Adhi Komisaris PT Summarecon, atas peran serta Summarecon yang melakukan bedah 500 rumah tidak layak huni,” ujar Maruarar dikutip Bekasiguide.com, Jumat 22 Agustus 2025.