Peristiwa

Polisi Amankan 11 Remaja Konvoi ‘TOTR’ Nyalakan Petasan 

Sekelompok pelajar konvoi motor sambil menyalakan petasan yang diamankan Polisi.(Poto:Istimewa)

JAKARTA- Polisi amankan sekelompok pelajar konvoi motor sambil menyalakan petasan di wilayah, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Mereka berdalih hendak melakukan ‘Takjil on The Road’ atau TOTR.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, pihaknya mengamankan sejumlah pelajar yang melakukan konvoi motor di Jalan RC Veteran, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, dan Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Total ada 11 orang yang kami amankan karena konvoi sambil menyalakan petasan, saat ini masih kami proses,” kata Kompol Tedjo Asmoro kepada wartawan, Sabtu 06 April 2024.

Para remaja yang rata-rata berstatus pelajar SMA dan SMK itu diamankan pada Jumat (5/4) pukul 18.00 WIB saat Polisi melakukan patroli. Patroli dilakukan mengantisipasi adanya konvoi motor berdalih TOTR yang tengah marak di bulan Ramadhan.

“Kegiatan patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi, mencegah konvoi berdalih Takjil On The Road, sesuai arahan Bapak Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Metro Jakarta Selatan,” katanya.

Saat diamankan, para pelajar ini membawa 5 buah bendera dan 10 buah petasan. Saat ini mereka masih diamankan di Polsek Pesanggrahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Semua masih kita tahan di polsek, prosedur tetap panggil orang tua dan pihak sekolah,” Katanya.

Selain mengamankan 11 orang pelajar, Polisi juga mendapati ratusan remaja konvoi motor. Namun, para remaja itu langsung menuju ke tempat buka bersama saat diikuti patroli Polisi.

“Yang di Ciledug Raya ada ratusan, sama modusnya. Kita ikuti tapi langsung masuk tempat Bukber. Jadi kita imbau habis Bukber bubar tidak ada konvoi,” Pungkasnya.

Peristiwa

“Wilayah Cikarang Utara menjadi lokasi yang paling banyak kami temukan terkait peredaran obat keras daftar G ilegal selama periode pengungkapan ini. Karena itu, kawasan tersebut menjadi perhatian khusus kami untuk meningkatkan pengawasan, penyelidikan, dan penindakan guna menekan peredaran obat-obatan ilegal yang berpotensi merusak masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Hannry dikutip Bekasiguide.com, Kamis 25 Juni 2026.

Peristiwa

“Sebenarnya kita berangkat dari ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. Pertama, harga BBM melambung tinggi, kemudian bahan pokok otomatis ikut melambung tinggi, sehingga barang-barang lainnya juga ikut naik. Artinya ekonomi nasional sedang tidak baik-baik saja,” kata Sepriandi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026. 

Peristiwa

“Dari hasil pengembangan beberapa kejadian, pertama kami mengamankan tersangka berinisial IR di sebuah apartemen di wilayah Bekasi. Dari tangan tersangka, kami menyita narkotika jenis sabu seberat 5,25 gram. Kemudian dari hasil pengembangan terhadap tersangka IR, kami kembali mengamankan tersangka berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka VST, kami menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 2,65 kilogram,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026.

Peristiwa

“Tentunya kami sangat prihatin dan turut berdukacita kepada keluarga korban. Ada dua orang yang meninggal dunia. Namun alhamdulillah, sore ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku. Untuk motifnya masih kami pelajari,” kata Kusumo kepada wartawan, Sabtu 20 Juni 2026. 

Exit mobile version