Metropolitan

Kendalikan Angka Kelahiran, DPPKB Gencarkan Program KB

Ilustrasi keluarga berencana Gerakan untuk membentuk keluargayang sehat dan sejahtera dengan membatasi kelahiran anak. Dua anak cukup. (image : dok)

Sebagai upaya mengendalikan jumlah penduduk, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi, gencar sosialisasikan penggunaan KB.

Kepala Dinas DPPKB Kota Bekasi, Ika Indah Yarti mengatakan, saat ini pihaknya aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menggunakan KB jangka panjang, seperti IUD implan dan metode operasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami lebih menyarankan menggunakan IUD implan atau metode operasi,” tuturnya pada Selasa 19 Maret 2024.

Ika pun mengatakan keuntungan mengikuti program KB dan dapat mengatur kelahiran.

“Jadi, para orang tua bisa mengatur kelahirannya dengan ber-KB,” terang Ika.

Selain kedua hal tersebut diatas, jelas Ika, sebenarnya ada juga penggunaan KB dengan metode suntik.

Selain itu, menggunakan KB suntik kekurangannya adalah suka lupa, karena dia bersifat hormonal kadang mempengaruhi metabolisme.

“Untuk suntik tahap awal tidak apa-apa, tetapi kadang suka lupa karena waktunya pendek,” ujarnya menambahkan. (Advertorial)

Metropolitan

“Ya alhamdulillah banget, itu benar-benar membantu banget bantuannya. Rumah kami habis kebakar, kami dari usaha kontrakan juga tidak ada pemasukan untuk sehari-hari, ngandelin suami doang,” ujar Ningsih dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 12 September 2026.

Metropolitan

“Harapan FPRB ke depan, koordinasi itu bisa lebih baik lagi dan sinerginya juga semakin kuat. Kita tahu bahwa FPRB Kota Bekasi selama ini memang telah banyak melaksanakan kegiatan. Namun, tetap harus dilakukan koordinasi yang intens,” ujar Harris dikutip Bekasiguide.com, Kamis 10 September 2026.

Exit mobile version