Metropolitan

Disparbud Kembangkan Ekraf Dongkrak Potensi Wisata

Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi fokus kepada pengembangan ekonomi kreatif (Ekraf) terhadap pengembangan potensi wisata yang ada di wilayah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bekasi, Abi Hurairah menuturkan, saat ini pihaknya terus mengembangkan ekonomi kreatif disejumlah lokasi wisata, dimana nantinya akan difokuskan kepada pelaku ekonomi kreatif.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami fokus dan berusaha mengembangkan ekonomi kreatif di lokasi wisata yang ada saat ini,” tegas Abi, Selasa 19 Maret 2024.

Abi juga mengatakan, dengan menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan berdaya saing tinggi, maka hal tersebut bisa menunjang lokasi wisata yang saat ini terus dikembangkan.

“Ekraf ini nantinya juga menunjang lokasi wisata yang ada, karena dari produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi dan nilai tambah, dan hal ini menjadi komitmen utama Disparbud Kota Bekasi,” ujarnya.

Meskipun Kota Bekasi identik sebagai kota perdagangan dan jasa, namun pengembangan sektor wisata juga terus dilakukan bertahap seiring berjalannya waktu.

“Kota Bekasi sendiri mencoba memaksimalkan pengembangan potensi yang ada di daerah,” tegasnya.

Dengan mengedepankan koordinasi dengan sejumlah dinas yang ada serta stakeholder lainnya, Ekraf ini juga untuk memberdayakan warga di sekitar lokasi wisata. (Advertorial)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version