Metropolitan

Pemkab Bekasi Rehabilitasi Rumah Warga Korban Puting Beliung

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan salurkan bantuan rehabilitasi rumah warga korban angin puting beliung.

CIKARANG- Sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) korban puting beliung di Tambun Selatan pada Februari 2023 lalu mendapat bantuan perbaikan rumah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, sesuai janji dari Pemerintah Kabupaten Bekasi pada Februari lalu, saat ditetapkan tanggap darurat bencana, selain banjir juga terjadi angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan rumah warga.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kalau banjir hanya rumah yang terendam saja, tapi kalau angin puting beliung seperti di Tambun Selatan ini mengakibatkan rumah warga rusak berat, hari ini kami salurkan bantuan sebagai realisasi bahwa pemerintah membantu perbaikan rumahnya,” kata Dani Ramdan, Senin (17/04/2023).

Dani mengatakan, kategori rumah warga yang mendapat bantuan adalah yang rusak berat dan tidak bisa ditinggali lagi akibat kerusakannya.  “Kalau untuk rusak sedang sudah terlebih dahulu kita menyalurkan material berupa asbes, semen serta bantuan yang lainya,” kata dia.

Dani menyampaikan, bantuan pembangunan rumah yang diberikan adalah standar Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Mereka menerima rumah yang sudah direnovasi melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang ada di desa.

“Ya, dikarenakan tidak semua masyarakat paham tentang kontruksi, cara membeli material serta mendirikan bangunan, karena itu kita bangun melalui LPM dan BKM yang sudah terbiasa membantu Rutilahu agar bantuan ini terwujud menjadi rumah yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir menyampaikan, jumlah rumah warga terdampak puting beliung yang mendapat bantuan sebanyak 11 rumah di empat/kelurahan di tiga kecamatan, yang hari ini disalurkan oleh Pj Bupati Bekasi.

“Nominalnya masing-masing sebesar Rp 20 juta. Bantuan ini sifatnya stimulan, jadi dengan adanya bantuan pemerintah ini diharapkan masyarakat bersemangat ikut membantu serta saling gotong royong,” terangnya.

Selain bantuan untuk warga terdampak puting beliung, di lokasi yang sama, Pj Bupati Dani Ramdan menyerahkan bantuan sosial kepada 10 balita terindikasi stunting berupa paket Pemberian Makanan Tambahan. (Advertorial/bams)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version