Ekbis

Pelanggan Listrik di Cikarang Mulai Nikmatin Promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional ke-76

CIKARANG– Pelanggan listrik di Cikarang sudah mulai menikmati program Promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional ke-76.

Awal promo berlangsung, tercatat sudah 157 pelanggan memanfaatkan promo, jumlah itu dipastikan terus bertambah karena program tersebut masih akan digelar hingga 31 Oktober mendatang.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang, Ansats Pram Andreas Simamora mengatakan, program promo super dasyat ini digelar dalam rangka Hari Listrik Nasional ke-76 yang diperingati setiap tanggal 27 Oktober.

“Program ini sebagai wujud kepedulian PLN bagi semua pelanggan. Apalagi, saat ini PLN sedang aktif mendorong para UMKM dan petani yang ingin meningkatkan usahanya dengan beralih ke listrik,” ucap dia pada Selasa (05/10/2021).

Melalui promo ini, pelanggan bisa menambah daya listrik dengan harga lebih murah yaitu hanya Rp.202.100.

Harga spesial ini berlaku untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA – 4.400 VA untuk semua golongan tarif yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 5.500 VA.

Untuk dapat menikmati promo Super Dahsyat Hari Listrik Nasional ini, pelanggan cukup mengakses langsung PLN Mobile, pilih akses tambah daya dan masukan kode promo HLN76.

“Kami berharap dengan promo ini maka PLN bisa mendukung seluruh masyarakat untuk tumbuh bersama,” ucapnya.

Hingga hari kelima program tersebut digelar, sudah ada 157 pelanggan yang memanfaatkannya. “Sebanyak 145 pelanggan merupakan pelanggan rumah tangga, sedangkan sisanya pelanggan dari sektor bisnis,” kata dia.

Pemberdayaan UMKM

Andreas mengatakan, PLN tengah fokus pada dukungan terhadap kemajuan UMKM. Menurutnya, UMKM merupakan salah satu backbone pertumbuhan ekonomi saat ini sangat berperan penting.

“Untuk itu, PLN membuka akses seluas luasnya bagi UMKM untuk melakukan tambah daya. Harga khusus ini diberikan agar UMKM bisa meningkatkan produksi dan meningkatkan efisiensi,” ucap dia.

“Kemudian dengan beralih menggunakan listrik, maka seperti percontohan yang kami lakukan di pertanian bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian,” katanya.

Wawan (33), salah seorang pelanggan asal Cikarang Pusat menyambut baik program tersebut. Menurut dia, di tengah pandemi, berbagai bantuan perlu diberikan untuk meningkatkan perekonomian.

“Bagi kami sebagai usaha kecil, listrik tentu perlu tapi untuk meningkatkan usaha kan harus upgrade. Dengan sekarang tambah daya ada diskon tentu ini membantu kami,” ucap dia. (Bams)

Ekbis

“Kami merasa bangga karena Lippo Cikarang bisa ikut andil dalam meningkatkan perekonomian lokal di Kabupaten Bekasi. Melalui kegiatan seperti Etalase UMKM Lokal ini, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan dikenal oleh masyarakat luas. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir dan berkontribusi secara berkelanjutan dalam pembangunan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujar Marlo dalam keterangan resminya, dikutip bekasiguide.com, Selasa, 26 Agustus 2025.

Ekbis

“Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat adalah kunci dalam mempercepat penerapan prinsip industri hijau. Melalui partisipasi di AIGIS 2025, kami berharap forum ini dapat menghasilkan kebijakan yang jelas dan terukur sehingga seluruh pelaku industri baja dapat bersaing dalam level yang setara,” ujar Ivan dalam keterangan resminya dikutip pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Ekbis

“Indosat terus menjaga komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan dukungan dan dedikasi yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat. Kami melanjutkan komitmen untuk berfokus pada keberlanjutan profitabilitas, peningkatan efisiensi operasional, dan terus berada pada transformasi menuju AI TechCo. Namun yang terpenting, kami tetap fokus pada tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif,” kata Vikram.

Ekbis

“Program ini bukan hanya tentang keterampilan teknis. Ini tentang membuka ruang baru bagi para ibu untuk berkarya, membangun rasa percaya diri, dan menjadikan keterampilan mereka sebagai potensi sumber penghasilan mandiri,” ungkap Presiden Direktur LPCK, Marlo Budiman dalam keterangannya dikutip pada Rabu, 30 Juli 2025.

Exit mobile version