Metropolitan

Dinilai Saling Sinergi dan Harmonis, Pelanggan dan Pegawai PDAM Dorong Jabatan Direksi Dilanjutkan

PDAM Tirta Patriot. (poto:Istimewa)

BEKASI- Perusahaan Air minum plat merah Kota Bekasi, PDAM Tirta Patriot terus melakukan peningkatan pelayanan kepada para pelanggan mereka. Perbaikan sistem distribusi kepada pelanggan, harmonisasi para pegawai guna terciptanya semangat kerja dalam kebersamaan serta beberapa pemberian reward dan penghargaan kepada para pegawai yang dinilai berprestasi terus dilakukan.

Dari sisi pelanggan, PDAM Tirta Patriot pun dinilai ada peningkatan untuk kurun waktu 3 tahun terakhir. Semua predikat dan hal positif yang diraih tersebut disinyalir karena adanya sinergitas antar Direksi dan juga para pegawai PDAM Tirta Patriot.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Di bawah Direktur Utama Solihat, Direktur Umum Sugiyanto dan Direktur Tekhnik Tjetjep Achmadi PDAM Tirta Patriot dinilai bisa bersaing dengan pendahulunya PDAM Tirta Bhagasasi, bahkan dari sisi kepuasan pelanggan PDAM Tirta Patriot disebut lebih tanggap dari pendahulunya tersebut. Setidaknya  hal inilah yang dilontarkan beberapa pelanggan PDAM Tirta Patriot yang di dominasi di wilayah Bekasi Utara, Medansatria dan Bekasi Barat ini.

“Kalau sekarang saya lihat pelayanannya bagusan PDAM Kota Bekasi, memang sih beberapa kali ada keluhan tapi di respon cepat,”ucap Faqih warga yang tinggal di bilangan Bekasi Utara kepada bekasiguide.com, Sabtu (25/05).

Selain apresiasi dari pelanggan, kinerja PDAM Patriot pun diutarakan para pegawainya. Salah satu pegawai yang tidak mau disebutkan namanya, mengaku bahwa formasi Direksi PDAM Tirta Patriot saat ini sudah ideal. Direktur Utama di jabat Solihat yang secara jobdesknya kata pria yang sudah hampir 5 tahun bekerja di PDAM Tirta Patriot berjalan secara baik untuk terus melakukan kerjasama baik G to G ataupun B to B.

“Pak Solihat beliau orangnya sangat profesional bersama Pak Sugi dan Pak Tjetjep, di bawah mereka bertiga PDAM Patriot semakin berkembang,” kata dia.

Selain Dirut, peran sentral yang sangat berpengaruh terhadap budaya kerja para pegawai, kata dia merupakan terobosan dari sosok Direktur Umum yang di jabat Sugiyanto. Menurut dia sosok Pak Sugi sapaan akrabnya merupakan sosok Direksi yang teladan menjadi contoh para pegawai lainnya.

“Saya melihat Pak Sugi menjadi sosok penting dalam menata internal PDAM Tirta Patriot, etos dan budaya kerja para pegawai pun semakin meningkat di bawah arahan beliau,” terang dia.

Meskipun saat ini untuk jabatan Direktur umum sedang dilakukan proses seleksi, pegawai ini berharap agar sosok Sugiyanto kembali terpilih menjadi Direktur Umum PDAM Tirta Patriot. Namun begitu, ia pun mengetahui bahwa proses seleksi yang independen dan dinilai ketat karena diikuti oleh calon direksi yang menguasai bidang pelayanan air minum.

“Ya saya sih berharap agar beliau (Sugiyanto), bisa kembali memimpin kami sebagai Direktur Umum, namun tetap proses seleksi yang akan menentukan,”pungkasnya. (tnc/man)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version