Metropolitan

Terduga Teroris Kembali Disergap Densus 88 di Bekasi

Kondisi di Jalan Muchtar Tabrani RW.03,  kelurahan Perwira, kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (08/05)

BEKASI- Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dikabarkan menangkap terduga teroris di Jalan Muchtar Tabrani RW.03,  kelurahan Perwira, kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu (08/05).

“Katanya sih teroris ditangkap, enggak tau cuma ada penggeledahan atau penangkapan. Itu Densus rame pas banget depan conter handphone,” kata Ade Sofyan warga setempat kepada wartawan, Rabu (08/05).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ia menjelaskan, peritiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB atau sebelum ba’dah magrib berbuka puasa. Tim Densus 88 Antiteror sudah mengepung conter bernama Wanky Cell pukul 16.00 WIB.

“Nah pas rame banget itu jam 17.30 WIB itu banyak aparat, pake senjata laras panjang semua. Sampai macet jalanan,” pungkasnya.

Sementara Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, AKP Erna Ruswing Andari membenarkan hal tersebut.

“Iya benar, tapi saya tidak tahu ada penangkapan atau hanya penggeledahan. Densus yang melakukaannya,” singkat Erna. (tnc)

Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.

Exit mobile version