Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Disdukcapil Tandatangani Kerja Sama Layanan Akta Kelahiran dengan 13 RS Swasta

×

Disdukcapil Tandatangani Kerja Sama Layanan Akta Kelahiran dengan 13 RS Swasta

Sebarkan artikel ini
Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Swasta di Kota Bekasi.

Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Swasta di Kota Bekasi. Hal ini disepakati dengan dilakukannya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Jumat,02 Mei 2025 di Aula Disdukcapil Kota Bekasi.

Acara penandatanganan kerja sama dihadiri Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat dan Sekretaris Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Kota Bekasi dr. Mira Puspitasari, MARS, Fisqua.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Pelaksanaan Kerja sama sebagai tindak lanjut atas Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding/MoU) antara Disdukcapil Kota Bekasi dengan ARSSI Kota Bekasi tentang Sinergitas Pelayanan Adminduk dengan Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Swasta di Kota Bekasi yang telah ditandatangani pada awal bulan lalu.

Dalam sambutannya dokter Mira menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiasi Disdukcapil Kota Bekasi dan momen ini merupakan hal yang ditunggu dalam rangka memberikan pelayanan yang purna kepada pasien ibu melahirkan.

Selanjutnya Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, menuturkan, sinergi kerja sama layanan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memiliki akta kelahiran bagi penduduk yang melahirkan di rumah sakit swasta di Kota Bekasi.

Langkah ini dilakukan merespon dari arahan Gubernur Jawa Barat, bahwa setiap bayi yang dilahirkan berhak atas dokumen Akta Kelahiran, disamping itu juga merupakan capaian program 100 hari kerja Wali Kota Bekasi.

“Kerja sama akan dilakukan dengan seluruh Rumah Sakit Swasta, dan di tahap pertama ini dilaksanakan penandatanganan dengan 13 rumah sakit swasta, selebihnya akan diagendakan kemudian” ujar Taufiq dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Minggu, 04 Mei 2025.

“Alhamdulillah, layanan Akta Kelahiran di rumah sakit milik pemerintah sudah lebih dahulu berjalan, dan minggu lalu Disdukcapil juga telah menandatangani Nota Kesepakatan MoU layanan akte kelahiran dengan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Bekasi” tutup Taufiq.

Berikut daftar Rumah Sakit swasta yang sudah melakukan PKS layanan Akta Kelahiran ;

1.RS Permata Cibubur

2.RS Ana Medika Bekasi Utara

3.RSIA Selasih Medika

4.RS Ananda

5.RS Mekarsari

6.RS Satria Medika

7.RS Elisabeth

8.RS Hermina Galaksi

9.RS Masmitra Pondokgede

10.RS Helsa Jatirahayu

11.RS.Hermina ( Margajaya)

12.RS.Mitra Keluarga Pratama Jatiasih

13.RS Karya Medika Bantargebang.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.