Kontingen paramotor Kota Bekasi membidik tiga medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026. Peluang meraih emas mulai terbuka melalui atlet putri, Raida Rodatul Janah, yang memimpin klasemen sementara nomor Precision – Footlaunch Solo Putri.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Paramotor Kota Bekasi, Edwin Uzir, mengatakan Raida mengumpulkan 350 poin, unggul 50 poin dari Nabila Hanabelinda asal Kabupaten Bekasi yang menempati posisi kedua dengan 300 poin. Sementara peringkat ketiga ditempati Andi Rizkha F. Malarangeng dari Kabupaten Bogor dengan 250 poin.
“Alhamdulillah, satu medali emas sangat berpeluang kita raih. Namun, kami tetap berupaya memaksimalkan potensi atlet di nomor lainnya untuk mencapai target tiga emas,” ujar Edwin di Lapangan Terbuka Grand Wisata, Kabupaten Bekasi dikutip bekasiguide.com, Rabu 04 November 2026.
Menurut Edwin, kontingen Kota Bekasi diperkuat tiga atlet, terdiri atas dua putra dan satu putri. Jumlah tersebut menyesuaikan kuota yang ditetapkan Pengprov, termasuk berdasarkan hasil Babak Kualifikasi (BK).
Meski dengan komposisi terbatas, Kota Bekasi masih memiliki kesempatan menambah medali dari sejumlah nomor yang belum dipertandingkan, yakni Economy Putra, Economy Putri, serta Economy Footlaunch.
“Untuk kelas putri masih ada dua nomor, sedangkan kelas putra dan campuran menyisakan delapan mata lomba. Kami akan memaksimalkan seluruh peluang yang ada,” katanya.
Sementara itu, pada nomor Precision Landing – Footlaunch Solo Putra, atlet Kota Bekasi, Edwin, mencatatkan 300 poin dan berada di peringkat keempat. Posisi teratas ditempati Achmad Baihaqi Al Karim dari Kabupaten Bogor dengan 500 poin, disusul Tria Haris Ramdani dari Kota Depok dengan 425 poin dan Arlen Verta Ramdhan dari Kabupaten Bekasi dengan 420 poin.
Selain persaingan antaratlet, kondisi cuaca menjadi tantangan dalam pertandingan. Edwin menyebut angin kencang yang tidak stabil kerap muncul mulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berpotensi mengganggu pelaksanaan lomba.
“Keselamatan atlet tetap menjadi pertimbangan. Jika kondisi angin tidak memungkinkan, pertandingan bisa tidak dilanjutkan hingga sore hari,” jelasnya.
Edwin juga mengapresiasi dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi terhadap perjuangan tim paramotor selama Porprov Jabar XV 2026.
Pertandingan paramotor berlangsung pada 2–9 November 2026. Dengan masih tersisanya sejumlah mata lomba, kontingen Kota Bekasi berupaya menjaga peluang meraih target tiga emas.
“Kami berharap seluruh atlet bisa tampil maksimal di sisa pertandingan dan memberikan hasil terbaik untuk Kota Bekasi,” pungkasnya.
