Berita

Tinggal di Alamat Berbeda, 4 WN Pakistan Dideportasi Imigrasi Bekasi 

Kantor Imigrasi Bekasi mendeportasi empat WN Pakistan setelah ditemukan ketidaksesuaian alamat tempat tinggal dan penyalahgunaan ITAS Investor.

Empat warga negara (WN) Pakistan harus dideportasi dari Indonesia setelah Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi menemukan sejumlah pelanggaran terkait izin tinggal mereka.

Keempatnya masing-masing berinisial AS, MS, JH, dan HU Mereka dipulangkan ke negara asal melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu, 19 September 2026 dengan tujuan Karachi, Pakistan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Penindakan ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima petugas Imigrasi Bekasi pada 11 Agustus 2026. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi sebuah apartemen di wilayah Kabupaten Bekasi yang diduga menjadi tempat tinggal keempat WN Pakistan tersebut.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas menemukan tempat tinggal mereka berbeda dengan alamat yang tercantum dalam dokumen izin tinggal. Petugas kemudian memperluas pemeriksaan dengan mengecek perusahaan yang tercatat sebagai penjamin ITAS Investor yang mereka gunakan.

Hasil penelusuran menemukan perusahaan penjamin tersebut menggunakan fasilitas virtual office. Namun, saat dilakukan pengecekan, tidak terlihat adanya kegiatan usaha yang berlangsung di lokasi tersebut. Pengelola juga menyebut perusahaan memang tercatat sebagai penyewa, tetapi tidak ditemukan aktivitas seperti pertemuan ataupun penerimaan tamu.

Keempat WN Pakistan kemudian diamankan pada 14 September 2026 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kantor Imigrasi Bekasi. Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, mereka dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian berupa deportasi sekaligus penangkalan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bekasi, Anggi Wicaksono, mengatakan pengawasan terhadap orang asing tidak sebatas memeriksa keberadaan mereka. Aktivitas yang dilakukan serta kesesuaian perusahaan penjamin dengan izin tinggal juga menjadi perhatian petugas.

“Setiap orang asing wajib memberikan data yang benar serta menggunakan izin tinggal sesuai dengan maksud dan tujuan pemberiannya,” kata Anggi dikutip Bekasiguide.com, Kamis 8 Oktober 2026.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap pemegang ITAS Investor maupun perusahaan yang menjadi penjaminnya. Aduan dari masyarakat juga akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari pengawasan keimigrasian di wilayah Bekasi.

 

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Semoga sambungan listrik mandiri ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ibu Rana beserta keluarga, sekaligus memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari di rumah,” ujar Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Jumat 02 Oktober 2026.

Berita

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan PLN Mobile dalam memenuhi kebutuhan layanan kelistrikan, termasuk melakukan pembayaran tagihan Listrik di awal bulan secara tepat waktu. Dengan layanan digital, pelanggan tidak perlu repot datang ke kantor, karena berbagai kebutuhan kelistrikan dapat dilakukan dengan mudah melalui satu aplikasi,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 01 Oktober 2026.

Berita

“Kita sedang menyiapkan Indonesia Emas 2045. Anak-anak yang hari ini belajar di SMA dan SMK akan menjadi bagian dari generasi produktif pada masa itu. Kalau ingin mereka siap berkarya dan membawa daerah ini maju, kita harus menjaga serta mempersiapkan mereka mulai sekarang,” kata Putu Kholis dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Kamis 01 Oktober 2026.

Berita

“Bagi kami, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Melalui Light Up The Dream, kami ingin terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan membantu mereka mendapatkan akses listrik secara mandiri,” ujar Kurniawan dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 26 September 2026.

Berita

“Program Rumah Sehat menjadi wujud perhatian dan penghargaan kami kepada keluarga pensiunan PLN yang telah menjadi bagian dari perjalanan dan pengabdian perusahaan. Melalui dukungan renovasi ini, kami berharap Ibu Nia Rokania dan keluarga dapat memiliki tempat tinggal yang semakin layak, aman, dan nyaman. Semoga manfaat yang diberikan dapat benar-benar dirasakan serta mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan PLN,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 25 September 2026.

Exit mobile version