Peristiwa

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Kaliabang Tengah

Dua orang meninggal dunia dalam kebakaran rumah tinggal di Jalan Kaliabang Tengah, Gang Simbang II, RT 02/RW 04, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Rabu 7 Oktober 2026 sekitar pukul 22.12 WIB.

Komandan Kompi B Disdamkarmat Kota Bekasi, Haryanto, mengatakan api diduga berasal dari pembakaran wadah telur berbahan kardus yang digunakan untuk mengusir nyamuk. Pembakaran tersebut diduga ditinggalkan sehingga api membesar dan merambat ke bagian dalam rumah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Informasi sementara, api diduga berasal dari pembakaran wadah telur berbahan kardus untuk mengusir nyamuk. Kemudian api membesar dan membakar bagian dalam rumah,” kata Haryanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 8 Oktober 2026.

Menurut Haryanto, warga sempat menerobos masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan penghuni. Petugas kemudian datang ke lokasi setelah menerima laporan dari warga dan langsung melakukan pemadaman.

Dalam kejadian tersebut, dua penghuni rumah meninggal dunia. Keduanya yakni M Sofyan (45) dan Srimursidah Handayani (52).

“Untuk korban meninggal dunia ada dua orang, yaitu M Sofyan dan Srimursidah Handayani,” ujarnya.

Kebakaran menghanguskan rumah seluas sekitar 150 meter persegi. Tidak ada warga yang dilaporkan luka-luka maupun mengungsi akibat kejadian tersebut.

Sebanyak delapan unit kendaraan pemadam dan tiga unit rescue dikerahkan untuk menangani kebakaran. Petugas yang berada di lokasi di antaranya Disdamkarmat Kota Bekasi, Satpol PP Kecamatan Bekasi Utara, Polres Metro Bekasi Kota, dan Babinsa Kelurahan Kaliabang Tengah.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak terkait.

 

Penulis: SalmaEditor: Bams
Peristiwa

“Para anak tersebut merasa tidak terima ketika melintas di wilayah tersebut. Salah satu topi yang mereka gunakan diambil oleh pihak korban. Mereka kemudian mengajak rekan-rekannya untuk melakukan penyerangan,” kata Verdika dikutip Bekasiguide.com, Selasa 6 Oktober 2026.

Exit mobile version