Peristiwa

Tengkorak Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai Citarum Bekasi, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Tengkorak yang diduga merupakan bagian dari kerangka manusia ditemukan di pinggir Sungai Citarum, Kabupaten Bekasi, pada Selasa 2026 sekitar pukul 12.45 WIB.

Temuan tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah saksi yang sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah. Saat menyusuri pinggir Sungai Citarum, mereka menemukan tengkorak yang diduga merupakan kepala manusia beserta beberapa tulang lainnya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Aliyani, membenarkan adanya temuan yang diduga kerangka manusia tersebut.

“Sudah cek TKP (tempat kejadian perkara), identifikasi Polres juga sudah datang. Iya benar (kerangka manusia),” kata Aliyani.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Unit Identifikasi Polres Metro Bekasi kemudian melakukan pengecekan terhadap tengkorak dan sejumlah tulang yang ditemukan di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tengkorak tersebut diketahui memiliki rambut panjang. Namun, petugas tidak menemukan identitas apa pun di sekitar lokasi penemuan.

Selanjutnya, tengkorak dan tulang-tulang tersebut dibawa ke RS Bhayangkara TK I R. Said Sukamto, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Aliyani mengatakan, pemeriksaan di rumah sakit dilakukan guna mendalami temuan tersebut.

Hingga kini, identitas serta penyebab kematian dari kerangka yang ditemukan di pinggir Sungai Citarum tersebut belum diketahui.

 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Exit mobile version